Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sri Mulyani Guyur KPU-Bawaslu Rp18,8 Triliun untuk Pemilu 2024

Kemenkeu, yang dipimpin Sri Mulyani, mencatat KPU-Bawaslu sudah menyerap anggaran Rp18,8 triliun untuk Pemilu 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (3/11/2023), resmi menetapkan 9.917 daftar calon tetap (DCT) anggota DPR RI peserta Pemilu 2024. Ketua KPU Hasyim Asyari mengatakan bahwa jumlah 9.917 DCT anggota DPR ditetapkan usai dilakukan verifikasi dari daftar calon sementara (DCS). JIBI/Bisnis-Surya Dua Artha Simanjuntak
Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jumat (3/11/2023), resmi menetapkan 9.917 daftar calon tetap (DCT) anggota DPR RI peserta Pemilu 2024. Ketua KPU Hasyim Asyari mengatakan bahwa jumlah 9.917 DCT anggota DPR ditetapkan usai dilakukan verifikasi dari daftar calon sementara (DCS). JIBI/Bisnis-Surya Dua Artha Simanjuntak

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan sejumlah kementerian/lembaga tercatat telah menyerap anggaran Pemilu 2024 dari negara senilai Rp18,8 triliun per Oktober 2023. 

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Isa Rachmatarwata melaporkan penyerapan belanja negara terbesar untuk Pemilu 2024 berada di KPU dan Bawaslu yang mencapai Rp16,3 triliun. 

“Ini dari Rp30,1 triliun yang sudah diserap adalah Rp18,8 triliun, yang terbesar ada di dua lembaga utama yaitu KPU dan Bawaslu,” ujarnya dalam konferensi pers, dikutip Senin (27/11/2023).  

Sementara itu, Isa menuturkan 14 kementerian/lembaga lainnya telah menyerap anggaran senilai Rp2,6 triliun untuk berbagai kegiatan terkait Pemilu 2024. 

Pada tahun depan, pesta demokrasi akan dilaksanakan secara serentak, yaitu pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres 2024) serta pemilihan Legislatif yang dilakukan serentak pada 14 Februari 2024, dan Pemilihan Kepala Daerah pada 27 November 2024.

Untuk tahun anggaran 2024, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah menyiapkan anggaran Pemilu senilai Rp38,2 triliun.  

Secara keseluruhan, anggaran Pemilu dialokasikan sejumlah Rp70,6 triliun untuk 2022-2024. Selain itu, Sri Mulyani juga telah menyiagakan anggaran senilai Rp17 triliun untuk persiapan bila Pemilu berlangsung dua putaran.  

“Anggaran cukup besar, sampai Rp70-an triliun, tergantung second round, itu akan nambah Rp17 triliun,” ujarnya. 

Harapannya, kata dia, belanja untuk pesta demokrasi ini akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi, terutama belanja dari partai politik.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper