Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Tol Nirsentuh MLFF Disebut Berpotensi Merugikan, Menteri Basuki Jawab Begini

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberi respons terkait anggapan mengenai penerapan transaksi jalan tol nirsentuh atau MLFF berpotensi merugikan BUJT.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menghadiri Sewindu PSN, di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/7/2023) - BISNIS/Ni Luh Angela
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat menghadiri Sewindu PSN, di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/7/2023) - BISNIS/Ni Luh Angela

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menepis kabar mengenai penerapan transaksi jalan tol nirsentuh atau multi lane free flow (MLFF) berpotensi merugikan badan usaha jalan tol (BUJT).

Basuki menjelaskan, kabar tersebut tak lain merupakan asumsi para pengusaha jalan tol yang khawatir akan terjadinya malfungsi sistem sehingga memungkinkan sejumlah kendaraan lolos tanpa melakukan pembayaran.

"Dari mana 20% itu [potensi porsi kerugian ditanggung BUJT]? Orang belum pernah dilakukan uji coba. Justru dengan uji coba itu untuk mengukur itu [kerugian BUJT], berapa loss-nya. Kalau ada kekhawatiran begitu, tapi hanya asumsi kita tidak bisa putuskan, makanya sekarang dicoba," tuturnya saat ditemui di Jakarta, Selasa (14/11/2023).

Kementerian PUPR memastikan uji coba perdana tol nirsentuh akan dilakukan di Tol Bali - Mandara pada pekan kedua Desember 2023. Nantinya, uji coba MLFF tersebut bakal mengukur ketepatan teknologi global navigation satellite system (GNSS). 

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian menjelaskan, tahap uji coba MLFF masih akan menggunakan palang tol. Dengan harapan, hal itu dapat meneken kemungkinan kendaraan bebas lolos keluar tanpa melakukan pembayaran.

Terkait teknisnya, proses uji coba perdana MLFF di Tol Bali - Mandara akan dilakukan pada satu gerbang tol saja.

"Sementara tetap ada (palang tol). Jadi kita pakai barrier dulu kalau sudah data registrasinya membaik kita baru copot. Karena untuk mencegah loss, jadi kita ukur dulu loss-nya seperti apa sih," tambah Hedy.

Penerapan sistem MLFF di jalan tol Tanah Air memang mendapat sorotan dari sejumlah BUJT. Sekretaris Jenderal Asosiasi Tol Indonesia (ATI) Kris Ade Sudiyono sebelumnya sempat menyebut bahwa penerapan MLFF berpotensi menimbulkan pelanggaran para pengendara yang berpotensi merugikan BUJT.

"Ketika ada pelanggaran karena orang tidak memiliki saldo kemungkinan terjadi, jangan sampai ketika diimplementasikan proses bisnisnya belum siap," tuturnya beberapa waktu lalu.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper