Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ganjar Kritik Kebijakan Maritim Jokowi 10 Tahun Mandek: Enggak Niat

Bakal calon presiden Ganjar Pranowo mengkritik progam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sektor ekonomi maritim.
Bacapres Ganjar Pranowo dalam forum Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri yang diadakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Gedung Pakarti, Jakarta Pusat pada Selasa (7/11/2023)./ Antara
Bacapres Ganjar Pranowo dalam forum Pidato Calon Presiden Republik Indonesia: Arah dan Strategi Politik Luar Negeri yang diadakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Gedung Pakarti, Jakarta Pusat pada Selasa (7/11/2023)./ Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan (PDIP), Ganjar Pranowo mengkritik progam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sektor ekonomi maritim.

Menurutnya, alasan sektor kemaritiman tidak mengalami perubahan dalam 10 tahun terakhir dikarenakan program yang dicanangkan pemerintah tidak dijalankan dengan serius. 

“Mengapa 10 tahun kemaritiman nggak ada perubahan? Ya, nggak niat, Pak. Mau pakai alasan apa lagi? Masih land based, continental based,” kata Ganjar dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta, Rabu (8/11/2023).

Selain itu, politikus PDIP ini juga mengkritik pembangunan infrastruktur di era Jokowi yang hanya dilakukan di sekitar daratan. Menurutnya, pembangunan tempat kesahatan, seperti puskemas juga perlu dilakukan di wilayah perairan atau puskesmas terapung. 

Selain itu, dirinya pun menyinggung potensi rumput laut yang tidak dimaksimalkan oleh pemerintah. 

“Tapi kenapa nggak dilakukan? Karena nggak niat. Kalau governance nggak jalan, maka kritiknya muncul,” ujarnya.

Seperti diketahui pasangan bacapres-cawapres Ganjar-Mahfud MD memiliki misi yang kurang lebih sejalan dengan apa yang dilakukan Presiden Jokowi saat ini. 

Keduanya memastikan akan melanjutkan pemerataan dan meningkatkan nilai tambah dari infrastruktur yang telah terbangun dengan menggerakkan ekonomi rakyat di seluruh simpul konektivitas di Indonesia yang sudah terhubung satu sama lain.

Selanjutnya, untuk mendukung kedaulatan pangan dan mendukung petani, Ganjar-Mahfud bertekad untuk memperbanyak sistem pengairan seperti waduk, bendungan, embung, dan irigasi. 

Tak ketinggalan, pasangan calon yang diusung oleh PDI-Perjuangan, PPP, Perindo, dan Hanura ini pun akan melanjutkan dan mempercepat pembangunan megaproyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara secara bertahap


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper