Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IKN Bakal Punya Kebun Raya hingga Taman Safari, Siapa Investornya?

Badan Otorita tengah mengadakan perencanaan pembangunan kebun raya, jalur hijau hingga taman safari di IKN.
Pembangunan IKN Nusantara/Istimewa
Pembangunan IKN Nusantara/Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah terus mendorong percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), baik proyek yang dikerjakan dengan menggunakan APBN maupun yang didanai oleh investor swasta.

Saat ini sejumlah infrastruktur dasar di IKN tengah dalam tahap konstruksi. Di samping itu, sarana dan prasarana penunjang seperti hutan kota hingga taman safari juga dilaporkan masuk dalam tahap perencanaan.

Dalam informasi terbarunya, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memang diketahui tengah mengadakan perencanaan pembangunan kebun raya, jalur hijau, hingga taman safari di kawasan IKN.

Informasi tersebut pertama kali disampaikan oleh Kepala OIKN, Bambang Susantono yang tengah mencari pihak swasta untuk menyukseskan pembangunan proyek tersebut.

"Proyek pembuatan kebun raya di IKN atau botanical garden, kemudian jalur hijau atau taman publik. Kita inginnya investasi untuk pembuatan ini dari swasta," kata Bambang saat ditemui di kompleks DPR RI beberapa waktu lalu.

Belakangan diketahui, konsorsium Agung Sedayu Group milik Sugianto Kusuma atau Aguan bakal menyuntik pembangunan kebun raya di kawasan IKN senilai Rp20 triliun.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN, Agung Wicaksono, menjelaskan bahwa komitmen investasi konsorsium Agung Sedayu secara keseluruhan di IKN tercatat mencapai Rp40 triliun.

Dengan perincian, Rp20 triliun akan digunakan untuk membangun proyek mixed used development, sedangkan sisanya bakal digelontorkan untuk pembangunan kebun raya.

"Mereka [konsorsium ASG] menyampaikan bahwa [nilai investasinya] sekitar sampai dengan Rp40 triliun. Kalau dari estimasi kita sekitar Rp20 triliun, tapi karena dari mereka informasinya segitu, kita minta juga sebagai kontribusi membangun botanical garden," tuturnya.

Tak hanya kebun raya, pada kesempatan berbeda Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sempat menyinggung pengadaan taman safari di Kawasan IKN. Rencana ini muncul di tengah ramainya minat investasi yang mengalir ke IKN.

"Tadi malam juga kita bicara untuk taman safari dan lain-lain akan segera dimulai di IKN," kata Jokowi dalam acara groundbreaking Hotel Vasanta di IKN.

Namun, belum diketahui secara pasti siapa investor yang akan menggarap proyek tersebut. Hanya saja, Jokowi menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan juga dari sejumlah dunia usaha lain.

Orang nomor 1 di RI tersebut juga meminta pihak OIKN untuk setiap bulannya melakukan proses groundbreaking sebagai bentuk percepatan pembangunan bakal ibu kota baru Indonesia.

"Kita hanya ingin menyampaikan kepada dunia usaha bahwa pembangunan di IKN ini tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi dunia usaha juga sudah masuk," ujar Jokowi.

Untuk diketahui sebelumnya, tiga investor pionir dalam negeri memang telah memulai pembangunan berbagai proyek mulai dari hotel hingga rumah sakit di IKN.

Ketiganya adalah Konsorsium Agung Sedayu Group yang menggarap proyek Hotel Nusantara, PT Sirius Surya Sentosa atau Vasanta Group membangun Hotel Vasanta, serta Rumah Sakit Abdi Waluyo yang bakal membangun rumah sakit sub spesialis di tanah seluas 5.000 meter persegi di IKN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper