Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Baju Bekas Masih Dijual di E-Commerce, Menteri Teten Laporkan Ke Bareskrim

Menkop UKM Teten Masduki akan melaporkan e-commerce yang masih menjual ballpress atau baju bekas karungan ke Bareskrim.
Menkop UKM Teten Masduki di acara Refleksi 2022 dan Outlook 2023 di Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022). JIBI/Ni Luh Anggela.
Menkop UKM Teten Masduki di acara Refleksi 2022 dan Outlook 2023 di Kementerian Koperasi dan UKM di Jakarta Selatan, Senin (26/12/2022). JIBI/Ni Luh Anggela.

Bisnis.com, JAKARTA – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki berencana akan melaporkan salah stau e-commerce ke Bareskrim Polri, jika terguran terkait penjualan ballpress atau karung berisi pakaian bekas tidak digubris.

E-commerce tersebut akan segera kena "semprit" Bareskrim jika saja tidak segera membredel toko-toko yang menjajakan ballpress atau karung berisi pakaian bekas di lapaknya.

“Kami sudah tegur supaya mereka janji, kalau mereka bandel kita akan laporkan ke Bareskrim,” kata Teten dalam Konferensi Pers Update Kondisi Tekstil dan Sikap Asosiasi Terhadap Importasi Tekstil Ilegal, Jumat (31/3/2023).

Dia menyebutkan e-commerce tersebut layak untuk dijatuhi hukuman jika masih saja mengizinkan penjual di aplikasi tersebut untuk menjual barang ilegal yang mengganggu kelangsungan pasar dalam negeri.

Beberapa hari yang lalu, Teten dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengizinkan pedagang eceran di tingkat pasar untuk berdagang pakaian bekas impor selama stok masih ada. Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi pedagang ballpress.

“Kami hanya mentolerir bagi pedagang eceran, yang memang mereka hidupnya dari jualan pakaian bekas, tapi seperti yang besar di e-commerce itu gak ada toleransinya,” tambahnya.

Diberitakan Bisnis sebelumnya, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengizinkan pedagang pakaian bekas impor untuk berjualan menghabiskan stok yang ada, lantaran kedepannya dipastikan sudah tidak akan ada lagi pasokan barang untuk dijajakan.  

Keputusan tersebut diambil saat Teten bersama dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan berdialog dengan pedagang pakaian bekas Pasar Senen dipandu oleh anggota Komisi VI DPR RI Adian Napitupulu di lantai 4 Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat pada Kamis (30/3/2023).

"Bapak-bapak dan ibu-ibu yang berdagang, walaupun aturannya gak boleh, tapi saya dan Pak Teten izinkan boleh berdagang sampai stok habis," kata Zulkifli dalam pertemuan tersebut pada Kamis (30/3/2023). 

Pertemuan diakhiri dengan janji Zulkifli dan Teten yang akan mencarikan jalan keluar segera ketika pedagang mendapati kebuntuan dalam stok barang untuk dijajakan.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper