Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

MRT Jakarta Gandeng Paljaya Kembangkan Pengelolaan Air Limbah

MRT Jakarta bekerja sama dengan Perumda Paljaya terkait pengembangan fasilitas pengelolaan air limbah d kawasan berorientasi transit.
Rangkaian kereta moda raya terpadu (MRT) melintas di Stasiun MRT Asean, Jakarta, Rabu (11/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Rangkaian kereta moda raya terpadu (MRT) melintas di Stasiun MRT Asean, Jakarta, Rabu (11/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT MRT Jakarta (Perseroda) bekerja sama dengan Perusahaan Umum Daerah Pengelolaan Air Limbah Jaya (Perumda Paljaya) terkait pengembangan fasilitas pengelolaan air limbah di kawasan berorientasi transit dan aset milik perusahaan.

Penjajakan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman oleh Direktur Utama MRT Jakarta, Tuhiyat, dan Direktur Utama Perumda Paljaya, Aris Supriyanto, di Stasiun Bundaran HI, Jakarta Pusat, Senin (20/2/2023).

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Usaha Pangan, Utilitas, serta Perpasaran dan Industri Badan Pembinaan BUMD DKI Jakarta Thomas.

Tuhiyat memaparkan, sebagai pengelola utama kawasan berorientasi transit di jalur fase 1 MRT Jakarta, pihaknya berupaya untuk mewujudkan pengembangan kawasan dan lingkungan yang berkelanjutan.

Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata untuk menghadirkan sistem pengelolaan limbah yang baik dan benar serta sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

“Melalui kerja sama ini, kita akan melihat potensi kerja sama yang komprehensif mulai dari perencanaan, pembangunan, pengoperasian, hingga pemeliharaan instalasi pengolahan air limbah di kawasan TOD dan aset milik PT MRT Jakarta (Perseroda),” kata Tuhiyat dalam keterangan resmi, Selasa (21/2/2023).

Dia melanjutkan, MRT Jakarta mendapatkan mandat untuk mengelola lima kawasan TOD di sepanjang jalur MRT Jakarta Lebak Bulus—Bundaran HI. Lima kawasan tersebut meliputi Lebak Bulus, Fatmawati, Blok M—Sisingamangaraja, Istora, dan Dukuh Atas.

Tuhiyat mengatakan pengelolaan kawasan ini harus dilakukan dengan baik dan benar, termasuk memastikan agar limbah yang dihasilkan dapat dikelola agar aspek lingkungan berkelanjutan dapat terjaga.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Paljaya, Aris Supriyanto, menambahkan, kerja sama ini merupakan hal baik dan diharapkan dapat menjadi contoh bagi BUMD lain untuk terus mendorong kerja sama yang dapat menghasilkan fasilitas dan layanan terbaik bagi masyarakat Jakarta.

Aris juga menambahkan, nota kesepahaman ini rencananya akan berlaku hingga dua tahun ke depan. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper