Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sempat Disetop, 3 Perusahaan Sarang Burung Walet Boleh Ekspor Lagi ke China

Sebanyak tiga dari empat perusahaan kembali diizinkan untuk mengekspor sarang burung walet ke China setelah sempat dilarang oleh Kementan.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 24 Januari 2023  |  21:00 WIB
Sempat Disetop, 3 Perusahaan Sarang Burung Walet Boleh Ekspor Lagi ke China
Ilustrasi sarang burung walet - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Sebanyak tiga dari empat perusahaan kembali diizinkan untuk mengekspor sarang burung walet ke China.

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian (Kementan) Bambang menyampaikan, awalnya sebanyak empat perusahaan dilarang melakukan ekspor lantaran ditemukan kesalahan dalam prosedur yang telah disepakati. 

Keempat perusahaan tersebut, yakni PT Anugerah Citra Walet, PT Organik Hans, PT Tong Heng, dan PT Kembar Lestari. Dari keempat perusahaan tersebut, tinggal PT Kembar Lestari yang belum diizinkan untuk melakukan ekspor. 

Prosedur yang dimaksud, antara lain sumber daya manusia yang kurang terpenuhi hingga alat pemanas yang tidak sesuai standar. Padahal kedua hal tersebut harus dipenuhi untuk bisa melakukan ekspor ke China.

“Itu aturan yang disepakati oleh China ekspornya, misalnya jumlah pemanas harusnya berapa, jumlah pemanas masih kurang sehingga dipenuhi lagi, setelah dipenuhi kita nggak bisa larang lagi,” kata Bambang usai menghadiri rapat dengan pendapat  (RDP) dengan Eselon I Kementerian Pertanian (Kementan) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Sebagai informasi, Barantan Kementan langsung melakukan investigasi usai mendapatkan peringatan dari Ketua Komisi IV DPR RI Sudin dalam rapat kerja dengan Menteri Pertanian pada pekan lalu. Investigasi dilakukan terhadap perusahaan walet di Indonesia yang akses pasarnya langsung ke China.

Dari 33 perusahaan walet yang ada, terdapat 29 perusahaan walet yang sudah eksis mengekspor. Sebanyak 29 perusahaan tersebut kemudian diinvestigasi dan dievaluasi. 

Hasil investigasi tersebut menemukan sebanyak empat perusahaan yang tidak konsisten dalam menjalankan protokol ekspor sarang burung walet ke China sehingga empat perusahaan tersebut ditetapkan telah melakukan pelanggaran berat dan izin ekspornya dicabut untuk semantara waktu.

“Empat perusahaan ini kami berikan sanksi untuk sementara tidak boleh ekspor sampai melengkapi dari syarat-syarat yang dibutuhkan sesuai hasil audit,” jelas Bambang dalam RDP dengan Eselon I Kementerian Pertanian (Kementan) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (24/1/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ekspor sarang walet ekspor
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top