Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sinar Mas Land Luncurkan Smart Move, Bidik Rp1,5 Triliun

Sinar Mas Land meluncurkan program National Sales bertajuk Smart Move untuk mengejar target marketing sales di 2023.
Sinar Mas Land luncurkan program national sales bertajuk Smart Moves untuk menyokong capaian marketing sales 2023. BISNIS/Afiffah Rahmah Nurdifa
Sinar Mas Land luncurkan program national sales bertajuk Smart Moves untuk menyokong capaian marketing sales 2023. BISNIS/Afiffah Rahmah Nurdifa

Bisnis.com, JAKARTA - Pengembang properti Sinar Mas Land meluncurkan program national sales bertajuk Smart Move untuk mendorong kinerja penjualan properti pada 2023.

Smart Move memberikan beragam stimulus untuk pembelian properti dari produk Sinar Mas Land. Adapun, keuntungan yang ditawarkan bisa didapatkan ketika konsumen melakukan transaksi secara hard cash maupun KPR/KPA/KPT ekspres.

Direktur Sinar Mas Land, Herry Hendarta, mengatakan program Smart Move tersebut ditargetkan dapat berkontribusi pada marketing sales 2023 sebesar Rp1,5 triliun. Adapun, angka tersebut masih sama dengan target dari program national sales pada 2022 yakni "Double Dream".

"Pencapaian Double Dream tahun lalu itu 810 unit dari rumah, apartemen, ruko, kavling senilai Rp1,42 triliun dari target Rp1,5 triliun. Artinya, 95 persen achievement, diharapkan tahun ini bisa lebih baik," kata Herry dalam konferensi pers peluncuran Smart Move, Selasa (17/1/2023).

Herry meyakini bahwa program tersebut dapat memberikan kemudahan bagi konsumen serta mendorong pencapaian target marketing sales Sinar Mas Land. Namun, untuk target 2023 sendiri, Herry belum dapat memastikan.

Terkait Smart Move, manfaat yang ditawarkan dari program ini yakni untuk pembelian produk dengan Cash Keras berupa keringanan potongan harga hingga 18 persen, Cashback hingga 5,5 persen, dan Free Service, Charge selama 12 bulan.

Kemudian untuk cara bayar KPR/T/A Express, program ini menawarkan keringanan berupa Subsidi DP hingga 15 persen, Subsidi Bunga hingga 6 persen (atau 2 persen selama 3 tahun), Subsidi Biaya KPR hingga 2,5 persen, dan Free Service Charge selama 12 bulan.

Aadapun, keringanan tersebut berlaku untuk berbagai produk di antaranya landed residential, ruko, apartemen, hingga kaveling. Penjualan properti melalui Smart Move akan difokuskan pada unit-unit eksisting atau ready stock dan 18 proyek yang on-going dan telah dilaunching pada 2021-2022.

"Dengan adanya program Smart Move, kami juga berharap dapat mendekatkan masyarakat untuk mendapatkan properti impian mereka tanpa harus khawatir dengan adanya kenaikan suku bunga," ujar Herry.

Di samping itu, bagian usaha dari Sinar Mas Land yakni PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) mengatakan sepanjang 2022 perusahaan telah menunjukkan kinerja positif sehingga dapat mencapai marketing sales Rp6,7 triliun per kuartal III/2022.

Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, mengatakan perolehan marketing sales tersebut merepresentasikan 87 persen dari target di 2022 sebesar Rp7,7 triliun. Hermawan menargetkan capaian marketing sales perseroan pada 2023 dapat ditopang lewat program Smart Move.

"Pada September 2022 kami capai Rp6,5 triliun marketing sales dari Rp7,7 triliun target 2022. Saya rasa target itu tercapai, tinggal dilihat lebihnya berapa nanti," jelasnya.

Adapun, proyek-proyek milik Sinar Mas Land yang turut dalam program Smart Move tersebar di sejumlah daerah. Di Tangerang Raya terdapat BSD City dan Taman Banjar Wijaya.

Di Jakarta Selatan terdapat The Elements, Southgate, serta Apartemen Aerium di Jakarta Barat. Selain itu, ada Kota Wisata dan Legenda Wisata di Cibubur​. 

Kemudian, di Wisata Bukit Mas dan Klaska Residence di Surabaya, Nuvasa Bay di Batam​, hingga Grand City Balikpapan di Kalimantan Timur juga ikut meramaikan program ini. Produk yang ditawarkan meliputi kaveling, rumah, apartemen, kios, dan ruko.

Untuk melancarkan proyek tersebut, Sinar Mas Land menggandeng 18 perbankan sebagai penyalur Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Pemilikan Tanah (KPT), dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Perbankan tersebut di antaranya yaitu BCA, Bank Mandiri, CIMB Niaga, Permata Bank, OCBC NISP, BNI, Panin Bank, Bank Sinarmas, Maybank, UOB, BRI, Bank Syariah Indonesia (BSI), Commonwealth Bank, CCB Indonesia, Bank Danamon, Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Bukopin, dan Bank Woori Saudara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper