Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Dukung Digitalisasi UMKM, SiCepat Ekspres Bentuk Ekosistem Go Online

SiCepat Ekspres menggandeng 3.000 pelaku UMKM untuk go online melalui program Siap Bangkit Untuk Negeri (Sanubari) yang telah berjalan sejak Juli lalu
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 06 Desember 2022  |  19:06 WIB
Dukung Digitalisasi UMKM, SiCepat Ekspres Bentuk Ekosistem Go Online
Pelaku usaha UMKM menyiapkan pesanan pembeli yang bertransaksi secara online. - Bisnis / M. Faisal Nur Ikhsan
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – SiCepat Ekspres berkomitmen mendukung program legacy dari G20 dan B20 Indonesia untuk memberdayakan dan melakukan transformasi digital bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Komitmen itu dilakukan dengan menggandeng lebih dari 3.000 pelaku UMKM melalui rangkaian program UMKM Siap Bangkit Untuk Negeri (Sanubari) yang telah berjalan sejak Juli hingga November 2022.

Komitmen dukungan terhadap misi pemerintah dalam rangka digitalisasi UMKM ini diwujudkan oleh SiCepat melalui kompetisi Sanubari Business Plan dan peluncuran Sanubari Network.

Chief Marketing dan Corporate Communication Officer SiCepat Ekspres Wiwin Dewi Herawati, Selasa (6/12/2022) mengatakan Sanubari Business Plan telah diikuti oleh pelaku UMKM dari berbagai wilayah Indonesia dan dari berbagai bidang bisnis.

“Peserta terbanyak berasal dari Jawa Barat, yaitu 25,13 persen dari total peserta, diikuti oleh DKI Jakarta 13,78 persen, Jawa Timur 13,60 persen dan Jawa Tengah 10.59 persen," ujarnya.

Wiwin menambahkan, dari sisi latar belakang bisnis, peserta bergerak di bidang yang beragam, meliputi fesyen (20,17% persen), kuliner (18 persen), elektronik (4 persen), home & living (5 persen), kecantikan (4 persen), kesehatan (3 persen), kerajinan tangan (10 persen), bisnis lainnya (11 persen), serta kelompok peserta yang baru merintis bisnis (27 persen). 

Selama berlangsungnya program ini, mayoritas pelaku UMKM mengatakan kesulitan saat ini yang dihadapi yaitu mengadopsi teknologi digital dalam upaya pemasaran produknya. 

Dalam Sanubari Business Plan, pelaku usaha akan diberikan pelatihan digital marketing dan juga memberikan modal usaha kepada 10 UMKM dengan ide bisnis terbaik berupa bantuan dana usaha dengan total hingga Rp50 juta.

Dengan bantuan dana usaha tersebut, lanjutnya, pemenang kompetisi Sanubari Business Plan Competition dapat langsung mempraktikkan pengetahuan barunya mengenai digital marketing yang didapatkan dari ke-12 sesi webinar Sanubari.

Melalui kemudahan akses untuk aktivitas digital marketing dari sisi pengetahuan dan modal, papar Wiwin, SiCepat berharap pelaku UMKM dapat semakin berkembang hingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

The Kim Hai, Chief Executive Officer (CEO) SiCepat Ekspres menyampaikan apresiasinya atas antusiasme dari pelaku UMKM yang telah berpartisipasi dalam program Sanubari SiCepat Ekspres.

"SiCepat akan terus memberikan dukungan bagi rekan UMKM melalui Sanubari Network, ekosistem UMKM yang akan dibina dan dikembangkan langsung oleh SiCepat sehingga mereka semakin produktif dan kompetitif di era yang serba digital ini,’’ jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

logistik umkm go online SiCepat
Editor : Wahyu Arifin
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top