Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Harga Minyak Dunia Melonjak, Sanksi Eropa untuk Rusia Dimulai

Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,68 persen ke level US$82 per barel
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  22:08 WIB
Harga Minyak Dunia Melonjak, Sanksi Eropa untuk Rusia Dimulai
Fasilitas produksi minyak Rusia di Vankorskoye, Siberia. - Antara/Reuters
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Harga minyak dunia menguat setelah pelonggaran kebijakan pandemi di China dan OPEC+ memutuskan untuk menjaga produksi tetap stabil. Selain itu dimulainya sanksi terhadap minyak mentah Rusia berupa pembatasan harga oleh Uni Eropa juga turut mendorong naik harga minyak mentah. 

Mengutip laman Bloomberg, pada Senin (5/12/2022) pada 21.50 WIB, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,68 persen ke level US$82 per barel, sementara minyak Brent melonjak 2,52 persen ke US$87,73 per barel.  

Lonjakan harga minyak dipicu hasil kesepakatan OPEC+ dengan negara-negara sekutunya pada Minggu (4/12/2022) yang menyetujui untuk mempertahankan produksi pada level saat ini dan menyudahi pengambilan stok pasar global.

Adapun pembatasan harga minyak mentah Rusia oleh Uni Eropa merupakan imbas dari invasi Rusia pada Ukraina. Harga minyak mentah Rusia dibatasi pada level US$60 per barel.

Selain itu ada juga pelarangan sementara bagi sebagian besar aktivitas impor lintas laut mulai hari ini, Senin (5/12/2022).

Berdasarkan laporan Bloomberg, sanksi terhadap Rusia ini bertujuan untuk mendorong ekspor minyak Rusia yang berkelanjutan.

Selain itu, kenaikan harga ini juga berkaitan dengan lebih banyak permintaan dari China yang melonggarkan kebijakan pandemi Covid-19, selama beberapa waktu terakhir.

"Kami akan melihat dorongan permintaan yang sangat besar jika dan ketika China dibuka kembali, kami mengharapkannya secara bertahap mulai April dan seterusnya," kata Kepala Analis Minyak Konsultan Energy Aspects Amrita Sen. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Minyak harga minyak mentah wti Perang Rusia Ukraina Rusia
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top