Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Mantap! Targetkan Penyaluran KUR Rp450 Triliun untuk 2023

Menko Airlangga Hartartyo menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR bersubsidi sebesar Rp450 triliun untuk tahun depan.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  21:13 WIB
Mantap! Targetkan Penyaluran KUR Rp450 Triliun untuk 2023
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto - Dok. ekon.go.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menargetkan penyaluran kredit usaha rakyat atau KUR bersubsidi sebesar Rp450 triliun pada 2023 mendatang. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2022, Jumat (2/12/2022).

“KUR tahun depan kita naikan dari Rp370 triliun menjadi Rp450 triliun,” kata Airlangga, Jumat (2/12/2022).

Sebagai informasi, program KUR merupakan salah satu dukungan pemerintah kepada UMKM di tengah pemulihan ekonomi nasional. 

Airlangga menyampaikan pemerintah telah melakukan sejumlah penyesuaian terhadap kebijakan KUR bagi debitur yang selama pandemi Covid-19 telah di relaksasi. Ini dilakukan mengingat perekonomian domestik yang kian membaik.

Adapun pemerintah menetapkan tingkat suku bunga sebesar 3 persen untuk KUR super mikro  dengan plafon di bawah Rp10 juta. Kemudian untuk KUR Mikro dan KUR Kecil dengan plafon Rp10 juta - Rp500 juta sebesar 6 persen, serta plafon Rp500 juta - Rp10 miliar dikenakan bunga 11-12 persen.

“Kita sudah mulai untuk membiasakan masyarakat ke dalam sistem yang biasa. Maka 6 persen itu adalah untuk penerima pertama, yang perpanjang kita kasih 7 persen, yang lebih panjang lagi yang udah 3 kali puter itu kita kasih 8 persen,” ujarnya.

Airlangga juga menambahkan, pemerintah sudah memutuskan untuk menyiapkan kredit untuk pertanian, lantaran pertanian menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja selama pandemi Covid-19.

Besaran kredit yang disiapkan mencapai Rp2 miliar, sementara down payment atau DP dikenakan 10 persen dengan bunga 6 persen.

“Jadi ini adalah keberpihakkan-keberpihakkan yang dilakukan oleh pemerintah,” pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

airlangga hartarto kredit usaha rakyat umkm
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

back to top To top