Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pemerintah Mulai Kaveling Lahan IKN untuk Investor Awal Tahun Depan

Pekerjaan pemetaan lahan kaveling untuk investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dimulai awal tahun depan.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 28 November 2022  |  21:10 WIB
Pemerintah Mulai Kaveling Lahan IKN untuk Investor Awal Tahun Depan
Presiden Jokowi meninjau pembangunan infrastruktur kawasan IKN, di Kab. Penajam Paser Utara, Kaltim, Selasa (25/10 - 2022) / Dok. Setkab.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Pekerjaan pemetaan lahan kaveling untuk investor di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dimulai awal tahun depan.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pihaknya telah memulai tender untuk pekerjaan land development di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN wilayah 1B dan 1C.

Menurutnya, Kementerian PUPR mendapatkan tugas tersebut setelah mendapatkan catatan terkait dengan tingginya minat investor di IKN Nusantara.

"Sekarang sudah mulai tender, Januari mungkin penandatanganan kontrak sudah bisa kerja. Nanti kuartal III, Bapak Presiden sudah bisa bawa investor, kamu bikin rumah sakit di sini sudah ditunjukan tempatnya," ujarnya di Komisi V DPR, Jakarta, Senin (28/11/2022).

Kepala Otorita IKN Bambang Susantono mengatakan, nantinya akan ada sejumlah investor asing yang berpartisipasi dalam pembangunan IKN Nusantara.

Dia mengimbuhkan, pemerintah mendorong agar pihak swasta lebih banyak terlibat dalam pembangunan IKN Nusantara mengingat porsi APBN yang dikucurkan akan sedikit.

"Insyaallah nanti ada [investor asing] beberapa," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IKN Kementerian PUPR infrastruktur
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top