Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

2 Hektare Tanah Siap Digarap PUPR untuk Relokasi Korban Gempa Cianjur

Data sementara yang tercatat sebanyak 11.000 bangunan mengalami rusak berat, 11.000 rusak sedang, dan 22.000 rusak ringan akibat gempa Cianjur.
Sebanyak 90 personel  dan peralatan pendukung termasuk anjing pelacak diterjunkan ke titik pencarian di Kampung Cugenang RT 02, Kampung Rawa Cina Desa Nagrak, Kampung Salakawung Desa Sarampat, dan di Warung Sate Sinta, Kamia (24/11/2022). JIBI/Bisnis-Nancy Junita @bnpbrnrn
Sebanyak 90 personel dan peralatan pendukung termasuk anjing pelacak diterjunkan ke titik pencarian di Kampung Cugenang RT 02, Kampung Rawa Cina Desa Nagrak, Kampung Salakawung Desa Sarampat, dan di Warung Sate Sinta, Kamia (24/11/2022). JIBI/Bisnis-Nancy Junita @bnpbrnrn

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) siap menggarap tanah seluas 2 hektare untuk relokasi korban gempa Cianjur, Jawa Barat.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan berdasarkan data sementara yang tercatat sebanyak 11.000 bangunan mengalami rusak berat, 11.000 rusak sedang, dan 22.000 rusak ringan.

Dia menjelaskan pihaknya hanya diperintahkan untuk memperbaiki dan merelokasi bangunan yang mengalami kerusakan berat.

"Kalau untuk yang direlokasi sekarang baru ada 2 ha yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Kami sudah langsung land clearing, kami punya stok Risha jadi akan kami segera bangun," ujarnya saat rapat kerja dengan Komisi V DPR, Senin (28/11/2022).

Di sisi lain, untuk bangunan yang mengalami kerusakan berat yang tidak direlokasi, Kementerian PUPR akan memberikan bantuan untuk membangun ulang.

Namun, bagi warga yang ingin membangun kembali secara mandiri akan menjadi tugas Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) untuk menyalurkan bantuan pembangunan rumah.

"Kalau yang direlokasi kami akan bangunkan, kalau yang mau bangun sendiri BNPB tugasnya memberi Rp50 juta kami memberikan supervisinya," imbuhnya.

Basuki menuturkan, dalam penanganan gempa Cianjur, pihaknya telah mengerahkan sejumlah bantuan terutama untuk pembukaan akses jalan yang sempat tertutup.

Kementerian PUPR telah membuka akses jalan Cianjur-Puncak yang sempat tertutup longsor. Selain itu, pihaknya membuka akses jalan di Cugenang yang tertutup longsor.

Dia menambahkan Kementerian PUPR juga menyalurkan bantuan berupa 200 unit toilet portable, 2 unit water treatment plant, dan mobil tangki.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhammad Ridwan
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper