Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pasca Gempa Cianjur, Jokowi Minta PUPR Bangun Rumah Tahan Gempa

Presiden Joko Widodo meminta Kementerian PUPR untuk membangun kembali rumah yang rusak berat akibat gempa Cianjur.
Warga yang terdiri dari wanita dan anak-anak terpaksa mengungsi di tenda Kemensos lantaran rumahnya rubuh akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022). Dok Kementerian Sosial.
Warga yang terdiri dari wanita dan anak-anak terpaksa mengungsi di tenda Kemensos lantaran rumahnya rubuh akibat gempa di Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022). Dok Kementerian Sosial.

Bisnis.com, JAKARTA- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan jajarannya untuk memprioritaskan pembangunan rumah dan infrastruktur di Kabupaten Cianjur, pasca gempa bumi 5,6 magnitudo yang meluluhlantakkan kawasan tersebut.

Dari data terakhir yang dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) total korban gempa Cianjur yaitu 268 jiwa meninggal, 1.083 luka-luka, 58.362 mengungsi, dan 22.198 unit rumah rusak.

Pada Selasa, (23/11/2022) kemarin, akses jalan yang terkena longsor telah diatasi dan dibuka kembali. Untuk itu, presiden meminta agar penyelamatan evakuasi segera dilanjutkan dengan segera.

"Tetapi yang paling penting adalah pembangunan rumah-rumah yang terkena gempa bumi ini diwajibkan untuk memakai standar-standar bangunan yang anti gempa oleh Menteri PUPR," kata Jokowi dikutip dari laman resmi BNPB, Rabu (23/11/2022).

Dia menekankan pembangunan kembali rumah-rumah terdampak gempa harus menerapkan struktur anti gempa. Sebab, menurut BMKG gempa di area tersebut merupakan gempa rutin 20 tahunan.

Tak hanya itu, selain bantuan evakuasi, kesehatan, hingga pangan, Presiden Jokowi juga menyampaikan terkait bantuan yang akan diberikan oleh pemerintah untuk warga yang rumahnya rusak akibat gempa bumi.

"Nanti dibantu Rp50 juta yang [kerusakannya] berat, yang sedang Rp25 juta, yang ringan Rp10 juta. Nanti kalau sudah, gempanya sudah tenang, ya, dimulai pembangunan rumah, ya," ujarnya.

Di samping itu, dia menginstruksikan agar jajarannya segera memperbaiki infrastruktur fasilitas umum maupun rumah warga yang terdampak gempa. Upaya tersebut dilakukan setelah keadaan aman dan tenang.

"Kemudian kalau sudah tenang, reda, langsung dimulai saja [perbaikan infrastruktur]," imbuhnya.

Berkaitan dengan pasien di rumah sakit, Jokowi meminta untuk dibangun juga tenda perawatan darurat supaya bisa menampung para korban.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper