Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Menhub Minta LRT Meluncur Lebih Cepat, Jadi Juni 2023

PT Adhi Karya Tbk menyebut Menhub Budi Karya meminta LRT Jabodebek bisa meluncur lebih cepat dari Juli menjadi Juni 2023.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 10 November 2022  |  12:34 WIB
Menhub Minta LRT Meluncur Lebih Cepat, Jadi Juni 2023
Foto udara gerbong kereta Light Rail Transit (LRT) terparkir di jalur Pancoran, Jakarta, Rabu (12/1/2022). ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) mengungkap adanya permintaan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk memajukan tanggal operasi Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dari Juli 2023 ke Juni 2023.

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson mengatakan bahwa moda kereta ringan itu ditargetkan sebelumnya untuk beroperasi 12 Juli 2023. Namun, pemerintah meminta target pengoperasian maju lebih awal.

"[LRT Jabodebek] insyaallah Juni 2023. [Sebelumnya] 12 Juli 2023, diminta Menhub maju ke Juni itu sedang disiapkan. Ini tahap persiapannya, langsung komersial ada pengujiannya dua sampai tiga bulan," terang Entus di DPR kemarin, Rabu (9/11/2022).

Sebelumnya, LRT Jabodebek ditargetkan beroperasi pada 2022. Namun, sejumlah faktor menyebabkan Proyek Strategis Nasional (PSN) itu molor sampai bengkak pada sisi biaya proyeknya.

Berdasarkan catatan operator LRT Jabodebek, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, estimasi cost overrun sebesar Rp2,6 triliun. Angka tersebut meliputi peningkatan biaya praoperasi dan biaya Interest During Construction (IDC).

KAI mencatat nilai proyek LRT bengkak menjadi total Rp32,5 triliun (sebelumnya Rp29,9 triliun).

"[Cost overrun] di proyek selalu ada. Tidak besar dibandingkan dengan nilai proyeknya. Kita selesaikan dahulu pekerjaannya," lanjut Entus.

Pada Juli 2022, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyampaikan bahwa proyek LRT Jabodebek harus molor lagi setelah review konsultan terhadap sistem pengoperasian tanpa masinis (driverless) dinilai masih butuh persiapan lebih matang.

Oleh sebab itu, LRT Jabodebek baru akan bisa mengangkut penumpang pada sekitar pertengahan tahun depan.

"Memang ini penting sekali untuk memberikan lebih banyak waktu karena setelah dilakukan review oleh konsultan, kita masih membutuhkan waktu untuk penyiapan dari sisi organisasi, SDM, serta kompetensinya," terang Adita melalui rekaman video kepada Bisnis.com, Rabu (20/7/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

LRT lrt jabodebek menhub Kemenhub adhi karya
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top