Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Permintaan Melandai, Apple Pangkas Produksi iPhone 14 3 Juta Unit

Apple kini menargetkan produksi handset iPhone 14 sebanyak 87 juta perangkat, turun dari target sebelumnya sebesar 90 juta unit.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 07 November 2022  |  16:34 WIB
Permintaan Melandai, Apple Pangkas Produksi iPhone 14 3 Juta Unit
iPhone 14 - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Apple Inc. memangkas produksi iPhone 14 sebanyak 3 juta unit menyusul turunnya permintaan.

Apple kini menargetkan produksi handset iPhone 14 sebanyak 87 juta perangkat, turun dari target sebelumnya sebesar 90 juta unit.

Dilansir dari Bloomberg pada Senin (7/11/2022), pengurangan jumlah produksi ini disebabkan lesunya permintaan lini produk iPhone 14 dan 14 Plus. Selain itu, pabrik perakitan utama di Zhengzhou China masih memberlakukan aturan ketat pandemi Covid-19.

Menurut analisis Jefferies terkait pasar smartphone terbesar di dunia, penjualan iPhone 14 dan 14 plus tidak cukup tinggi sejak awal peluncurannya, bahkan penjualan di China semakin berkurang.

Apple sebelumnya membatalkan rencana untuk meningkatkan produksi iPhone terbarunya baru tahun ini setelah proyeksi lonjakan permintaan gagal terwujud.

Namun, pihak Apple mengatakan pada hari Minggu permintaan perangkat iPhone 14 Pro dan Pro Max tetap kuat, meskipun produksi handset tersebut akan terpangkas oleh pengetatan di Zhengzhou. Pihak  Apple menolak memaparkan angka permintaan.

Tim analis SMBC Nikko yang dipimpin Ryosuke Katsura pekan lalu memangkas proyeksi produksi Apple tahun 2022 menjadi 85 juta iPhone baru dari 91 juta unit. Revisi proyeksi ini meningkatkan outlook produksi model iPhone Pro namun memangkas perkiraan edisi standar dengan margin yang lebih besar.

Katsura mengatakan beberapa perusahaan telah mulai memperhitungkan dampak potensial dari perubahan ini dalam outlook pendapatan kinerja mereka.

“Perusahaan memangkas outlook pendapatan setelah produksi dan penjualan di China turun pekan ini dan tanda -tanda pengurangan produksi yang muncul di sejumlah produsen komponen," jelas Katsura 

Meski demikian, pihak Apple menolak untuk berkomentar terkait pasokan dari Zhengzhou.

Selain itu, pembatasan Zhengzhou oleh pemerintah Cina, efektif selama seminggu hingga 9 November mendatang.

Permasalahan perusahaan Apple bisa lebih besar dalam beberapa minggu mendatang setelah kemerosotan dalam permintaan iPhone daripada pasokan. Kebijakan Zero Covid di China telah membatasi aktivitas di seluruh negeri, khususnya aktivitas ekonomi.

Kasus harian Covid-19 mencapai level tertinggi dalam enam bulan. Kondisi ini membuat memimpin para pejabat menyatakan bahwa negara akan tetap berpegang pada kontrol yang ketat terhadap Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

apple apple inc iphone iPhone 14
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top