Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Perusahaan Lokal Ini Bakal Produksi Kendaraan Tempur Hybrid pada 2023

PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) tengah mengembangkan kendaraan tempur bertenaga hybrid atau semi elektrifikasi dan ditargetkan produksi tahun depan.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 04 November 2022  |  12:10 WIB
Perusahaan Lokal Ini Bakal Produksi Kendaraan Tempur Hybrid pada 2023
Kendaraan tempur tipe P6 ATAV dan P2-KM produksi PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) yang terdaftar di Kementerian Pertahanan di Pameran Indo Defence Expo & Forum 2022, Jakarta, Kamis (3/11/2022) - Bisnis/Dany.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Perusahaan manufaktur alutsista yang terdaftar di Kementerian Pertahanan (Kemenhan), PT Sentra Surya Ekajaya (SSE), menargetkan produksi kendaraan tempur bertenaga hybrid atau semi elektrifikasi pada akhir 2023.

Perusahaan subholding dari PT Indo Pacific Communication and Defence (IPCD) itu menyampaikan bahwa hal tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjawab tantangan zaman terkait dengan elektrifikasi kendaraan. Tidak terkecuali bagi kendaraan atau alutsista untuk militer.

"Mungkin ada beberapa [alutsista] yang didorong elektrifikasinya, namun jeda hybrid dulu. Baru full elektrik. Mudah-mudahan akhir tahun depan sudah ada launching," ujar Kepala Aftersales PT Sentra Surya Ekajaya (SSE) David Arga pada pameran Indo Defence Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (3/11/2022). 

Menurutnya, saat ini seluruh komponen perakitan dari kendaraan roda empat untuk TNI tengah disiapkan.

"Ini tinggal assembly, akhir tahun depan diharapkan sudah keluar prototipe dan sudah bisa jalan semua dengan harapannya lulus uji dan sertifikasi," terangnya.

Adapun, tingkat komponen dalam negeri (TKDN) dari alutsista hingga perlengkapan prajurit produksi IPCD mencapai 70 persen. 

Pada perhelatan Indo Defence Expo & Forum 2022, kendaraan alutsista yang dipamerkan langsung oleh PT SSE, yakni kendaraan tempur tipe P6 ATAV dan P2-KM. David mengungkapkan, sudah ada sebanyak 86 unit kendaraan tipe tersebut yang sudah diproduksi untuk TNI. 

Kendaraan tempur tersebut paling banyak digunakan oleh Kopasgat, Kopassus, Kostrad, Denjaka, Intai Amfibi, hingga Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).  

"Kami lagi on going juga [pembuatan] ada sekitar 50 kendaraan. Kebanyakan untuk [TNI] Angkatan Udara Kopasgat dan Angkatan Darat misalnya di Kostrad," jelas David. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

alutsista industri pertahanan kendaraan militer
Editor : Denis Riantiza Meilanova
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top