Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pasokan Meningkat, Harga Jam Mewah Rolex Cs. Bakal Makin Turun

Analis Morgan Stanley memperkirakan harga jam tangan brand mewah kemungkinan akan terus jatuh karena peningkatan pasokan yang dramatis.
Asahi Asry Larasati
Asahi Asry Larasati - Bisnis.com 14 Oktober 2022  |  20:55 WIB
Pasokan Meningkat, Harga Jam Mewah Rolex Cs. Bakal Makin Turun
Pengunjung sedang melihat koleksi jam tangan mewah. - Bloomberg
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Jam tangan mewah Rolex, Patek Philippe, dan Audemars Piguet diperkirakan mengalami penurunan harga di pasar rekunder lantaran pasar dibanjiri pasokan.

Dilansir dari Bloomberg pada Jumat (14/10/2022) setelah melonjak pada tahun 2021 dan sepanjang kuartal pertama tahun 2022, indeks harga Rolex Daytona oleh WatchCharts turun sebesar 21 persen dari level tertinggi pada bulan April.

Harga referensi Patek Philippe turun rata-rata 19 persen di pasar sekunder sementara harga jam Audemars Piguet telah turun 15 persen dari level tertingginya.

Analis Morgan Stanley memperkirakan harga dari berbagai brand mewah tersebut kemungkinan akan terus jatuh karena peningkatan pasokan yang dramatis.

"Kami telah melihat peningkatan yang signifikan dari persediaan jam tangan di pasar jam tangan sekunder tahun ini sebagai akibat dari dealer jam tangan bekas dan investor jam tangan individu menjual koleksi mereka," jelas analis Morgan Stanley.

Analis menjelaskan menjelaskan mengingat persediaan jam tangan yang dijual saat ini dan latar belakang makro yang kian memburuk, harga barang bekas akan berkontraksi lebih lanjut kuartal.

Pasalnya, model paling laris dari Rolex, Patek, dan Audemars Piguet menyumbang 71 persen dari total nilai perdagangan jam tangan mewah di pasar sekunder. Harga untuk keseluruhan indeks pasar WatchCharts, yang mencakup merek lain, turun 9 persen pada kuartal ketiga tahun ini dibandingkan dengan kuartal kedua.

Salah satu contoh penurunan adalah harga jam Vacheron Constantin Overseas 4500V/110A-B483. Model jam tangan olahraga baja, yang dibuat oleh Richemont dengan harga US$22.500, memuncak pada US$39.900 di pasar sekunder pada bulan April. Sekarang jam ini dapat dibeli dengan harga sekitar US$30.900, masih lebih mahal dari harga ritel.

Menurut laporan, harga pasar arloji sekunder telah menurun dengan laju lebih rendah dibandingkan kelas aset lainnya selama 18 bulan terakhir. Meskipun harga bekas dari 30 jam tangan Rolex yang paling banyak diperdagangkan turun 8 pesen pada kuartal ini, harga masih naik 21 persen sejak Januari 2021. Ini lebih baik dibandingkan dengan indeks pasar saham S&P 500 yang stagnan sementara Bitcoin turun 34 persen pada periode yang sama.

Laporan tersebut mengidentifikasi beberapa merek jam tangan Swiss yang melawan tren penurunan harga. Bahkan ketika harga Rolex dan Patek turun, ham tangan Bulgari naik 1 persen, A. Lange & Sohne Richemont naik 3 persen dan Girard Perregaux naik 5 persen .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jam tangan arloji
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top