Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Menteri ESDM Ungkap Penyebab Surplus Listrik PLN

surplus listrik PLN masih akan terjadi dalam jumlah besar seiring dengan masih berlanjutnya mega proyek penambahan kapasitas listrik di dalam negeri.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 22 September 2022  |  15:40 WIB
Menteri ESDM Ungkap Penyebab Surplus Listrik PLN
Foto udara Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG),Jakabaring di Palembang, Sumatra Selatan, Jumat (16/4/2021). - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengungkapkan kondisi kelebihan pasokan daya listrik PT PLN (Persero) masih akan terus terjadi.

Arifin mengatakan surplus listrik PLN masih akan terjadi dalam jumlah besar seiring dengan masih berlanjutnya mega proyek penambahan kapasitas listrik di dalam negeri.

"Cukup banyak ya karena masih banyak pembangkit baru yang masuk program dulu yang dalam konstruksi akan selesai, ini akan jadi tambahan," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR, Kamis (22/9/2022).

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM per April 2021, penyelesaian pembangkit telah mencapai 10.069 megawatt (MW) atau telaheningkat 107 MW dibandingkan dengan akhir 2022 sebesar 9.931 MW.

Pada periode tersebut tercatat sebanyak 418 unit PLTU sudah sudah berkontrak atau telah meneken perjanjian jual beli listrik (PPA).

Sebanyak 218 unit PLTU dengan kapasitas 10.069 MW atau setara dengan 28 persen telah beroperasi, 91 unit dengan kapasitas 17.964 MW atau setara dengan 50 persen telah berkontrak dan sedang memasuki tahap konstruksi, sedangkan 43 unit dengan kapasitas 6.228 MW atau setara dengan 18 persen telah berkontrak namun belum konstruksi.

Sementara itu, sebanyak 54 unit dengan kapasitas 1.563 MW atau 4,4 persen masih belum berkontrak.

Adapun, perinciannya adalah 29 unit PLTU berkapasitas 724 MW masih dalam tahap perencanaan, sedangkan 25 unit berkapasitas 839 MW masih dalam tahap pengadaan.

Dalam perkembangan terbaru, jumlah PLTU yang termasuk dalam program 35 GW yang beroperasi hingga kuartal II/2022 telah mencapai 39 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN penjualan listrik pln listrik pembangkit listrik
Editor : Kahfi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top