Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jelang KTT G20, Ini Progres Proyek Jalan Hingga Jembatan di Bali

Kementerian PUPR mempercepat pembangunan infrastuktur jalan dan jembatan di Bali untuk mendukung konektivitas jelang KTT G20.
Jalan tol Bali Mandara/Antara/Fikri Yusuf
Jalan tol Bali Mandara/Antara/Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melaporkan progres pembangunan konektivitas untuk menyambut KTT G20 di Bali pada November 2022.

Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian menerangkan sejumlah infrastruktur yang didukung untuk KTT G20 meliputi preservasi Jalan dan Jembatan Simpang Pesanggarahan-Nusa Dua, Jimbaran-Uluwatu dan penataan lanskap Bundaran.

Selain itu, Hedy menyebut PUPR juga membangun infrastruktur pendukung lainnya yaitu pedestrian dan median ruas Jalan Bandara Ngurah Rai-venue dan peningkatan Jalan Simpang Siligita-Kempinski, serta showcase mangrove.

"Untuk dukungan jalan dan jembatan di Bali dengan pagu anggaran sebesar Rp391,68 miliar. Berdasarkan e-monitoring Kementerian PUPR pada 29 Agustus 2022 progres keuangan sudah 42,63 persen dengan progres fisik mencapai 75,62 persen," kata Hedy, Kamis (1/8/2022).

Merujuk pada Peraturan Presiden Nomo 116 Tahun 2021, terdapat empat lokasi yaitu Bali, DKI Jakarta, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur yang menjadi prioritas Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk percepatan pembangunan maupun renovasi infrastruktur pendukung.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan dukungan konektivitas jaringan infrastrukur jalan dan jembatan dilakukan untuk memberikan keselamatan, keamanan, kelancaran, dan kenyamanan masyarakat.

“Akses jalan yang semakin baik juga akan menunjang perekonomian masyarakat di kawasan sekitar dengan bangkitnya sektor pariwisata," kata Menteri Basuki dalam keterangan resminya.

Daerah prioritas lain yang didorong perkuatan konektivitasnya yaitu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) DKI Jakarta dengan alokasi anggaran sebesar Rp127,68 miliar. Progres yang telah dicapai saat ini yaitu 78,79 persen untuk penyerapan keuangan dengan realisasi fisik 97,88 persen.

Dukungan konektivitas lainnya adalah peningkatan dan pembangunan akses menuju Sirkuit Mandalika yang menjadi tempat penyelenggaraan MotoGP di NTB. Anggaran pembangunannya sebesar Rp359,73 miliar dengan progres keuangan 65,15 persen dan konstruksi 79,62 persen.

Di sisi lain, peningkatan dan pembangunan jalan Labuan Bajo menuju Tana Mori sepanjang 25 km untuk mendukung penyelenggaraan Asean Summit di NTT menggunakan anggaran APBN senilai Rp487,16 miliar. Progres penanganannya sudah mencapai 55,92 persen dengan penyerapan keuangan 41,42 persen.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper