Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Telur Awet di Rp31.500/Kg, Naik 7,85 Persen dalam Sebulan

Harga telur ayam masih terpantau tetap di Rp31.500 per kilogram/kg di rata-rata pasar tradisional se-Indonesia.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 31 Agustus 2022  |  14:13 WIB
Harga Telur Awet di Rp31.500/Kg, Naik 7,85 Persen dalam Sebulan
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Harga telur yang beberapa waktu terakhir mengalami kenaikan saat ini masih terpantau tetap di Rp31.500 per kilogram/kg di rata-rata pasar tradisional se-Indonesia.

Dilihat dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) harga telur termurah ada di Provinsi Jambi dengan harga Rp26.550 per kg, Sulawesi Selatan Rp28.250 per kg, Sumatera Barat Rp28.400 per kg, Bali Rp28.450 per kg, Lampung Rp28.650 per kg, dan Sumatera Selatan Rp28.700 per kg.

Selanjutnya Kepulauan Riau Rp28.850 per kg, Sulawesi Utara Rp29.050 per kg, Bengkulu Rp29.100 per kg, Jawa Timur Rp29.300 per kg, DI Yogyakarta Rp29.500 per kg, Kalimantan Barat Rp29.500 per kg, Jawa Tengah Rp29.800 per kg, dan Sumatera Utara Rp29.850 per kg.

Kemudian harga telur di DKI Jakarta saat ini rata-rata ada di Rp30.850 per kg, Banten Rp31.000 per kg, Kepulauan Bangka Belitung Rp31.350 per kg dan Kalimantan Selatan Rp32.150 per kg.

Untuk harga telur termahal ada di Nusa Tenggara Timur Rp34.700 per kg, Sulawesi Tengah Rp34.750 per kg, Papua Barat Rp36.000 per kg, Maluku Utara Rp36.100 per kg, Gorontalo Rp36.550 per kg, Maluku Rp40.000 per kg, dan Papua Rp40.200 per kg.

Sementara itu, dipantau dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan pada hari ini, harga telur ayam dalam seminggu naik sebesar 2,27 persen. Sebaliknya, dalam sebulan atau dari 25 Juli 2022 hingga 30 Agustus 2022 harga telur naik sebesar 7,85 persen.

Sekretaris Jenderal Gabungan Asosiasi Pengusaha Peternak Ayam Nasional (Gopan) Sugeng Wahyudi menyebutkan bahwa saat ini harga pakan ayam mencapai Rp9.000 per kg yang menyebabkan kenaikan harga ayam hidup maupun telur.

“Dengan harga pakan Rp9.000 per kg, harga anak ayam Rp7.000 per ekor. Biaya pokok peternak per kg ayam hidup di kandang sudah Rp21.000,” ujarnya, Senin (22/8/2022).

Sugeng menyampaikan seharusnya harga acuan di kandang sebesar Rp20.000 per kilogram. Artinya, dengan kenaikan harga tersebut turut mengerek harga telur di tingkat peternak hingga tingkat konsumen. Pada dasarnya, sekitar 70 persen harga pokok produksi atau HPP Peternak sangat bergantung oleh harga pakan. Adanya kenaikan harga input produksi, seperti jagung pakan, soy bean meal, dan bahan baku impor lainnya, jelas menambah beban peternak.

Kemendag pun menugaskan Perum BULOG melalui surat No. 285/M-DAG/SD/3/2022 untuk menyediakan jagung pakan ternak sebesar 50.000 ton guna membantu pemenuhan kebutuhan peternak layer skala mikro dan kecil. Realisasi per 30 Juni 2022 sebesar 25.040 ton.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

telur harga pangan peternak kemendag pakan ternak
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top