Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Moody's Pangkas Peringkat Utang Italia Jadi Negatif

Atas keputusan Moody's tersebut, Kementerian Keuangan Italia menyebut rating negatif tersebut patut dipertanyakan.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 06 Agustus 2022  |  17:28 WIB
Moody's Pangkas Peringkat Utang Italia Jadi Negatif
Pejalan kaki melewati Sforzesco Castello di Milan, Italia, Selasa (10/3/2020). Bloomberg - Camilla Cerea

Bisnis.com, JAKARTA - Moody's Investors Service memangkas prospek peringkat utang Italia menjadi negatif dengan alasan akumulasi risiko dari perang Rusia di Ukraina hingga mundurnya Perdana Menteri Mario Draghi.

Atas keputusan Moody's tersebut, Kementerian Keuangan Italia menyebut rating negatif tersebut patut dipertanyakan.

Kualitas kredit negara Eropa, yang diberi peringkat Baa3 oleh Moody's, berada di bawah tekanan dari peningkatan risiko pemerintah yang dapat menghambat reformasi struktural, termasuk dalam Rencana Pemulihan dan Ketahanan Nasional Italia, menurut Analis Moody's Sarah Carlson dan Alejandro Olivo.

“Risiko terhadap profil kredit Italia telah terakumulasi baru-baru ini karena dampak ekonomi dari invasi Rusia ke Ukraina dan perkembangan politik domestik, yang keduanya dapat memiliki implikasi kredit material,” kata para analis, Jumat (5/8/2022).

Ketergantungan yang signifikan pada gas untuk energinya membuat Italia mengalami pengurangan pasokan lebih lanjut dari Rusia, serta harga energi yang lebih tinggi, tegas Moody's

Lembaga pemeringkat global ini juga mengutip potensi penurunan prospek akun publik Italia karena pertumbuhan yang lamban, biaya pendanaan yang lebih tinggi, dan potensi disiplin fiskal yang lebih lemah.

Adapun, pemilu dini diperkirakan akan meningkatkan ketidakpastian tersebut. Draghi memimpin pemerintahan sementara sampai pemilihan cepat pada bulan September setelah pecah koalisi bulan lalu.

Dalam tanggapan Jumat malam (5/8/2022), Kementerian Keuangan Italia mengatakan tindakan pemeringkatan itu dipertanyakan dan tidak dibenarkan oleh kondisi ekonomi Italia saat ini.

Menurut kementerian, tingkat utang publik Italia yang tinggi sudah tercermin dalam peringkatnya, dan risiko ekonomi yang miring ke bawah adalah kondisi umum semua ekonomi maju.

"Pemilu Italia yang akan datang bukan merupakan anomali dalam konteks demokrasi Eropa,” kata kementerian dalam pernyataan resminya.

Kementerian Keuangan menambahkan bahwa pihaknya tetap yakin rencana reformasi terkait dengan dana Eropa dan kebijakan keamanan energi nasional akan dilaksanakan segera bahkan setelah pemungutan suara.

Italia saat ini memiliki skor peringkat utang BBB oleh Fitch Ratings dan S&P Global Ratings. Sebelumnya, S&P telah menurunkan prospeknya untuk Italia pada akhir Juli lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Italia peringkat utang moody's

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top