Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Harga Kelapa Sawit hingga Jagung Turun, NTP Juli 2022 Turun 1,61 Persen

Nilai tukar petani (NTP) pada Juli 2022 turun 1,61 persen menjadi 104,25, jika dibandingkan bulan sebelumnya.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 01 Agustus 2022  |  11:59 WIB
Harga Kelapa Sawit hingga Jagung Turun, NTP Juli 2022 Turun 1,61 Persen
Pekerja menimbang buah kelapa sawit di salah satu tempat pengepul kelapa sawit di Jalan Mahir Mahar, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (26/4/2022). Antara - Makna Zaezar
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Nilai tukar petani (NTP) pada Juli 2022 mencapai 104,25, turun 1,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani turun 1,04 persen. Sebaliknya, indeks harga yang dibayar petani naik 0,58 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono mengatakan penurunan tersebut diakibatkan penurunan harga kelapa sawit, jagung, karet, dan kelapa. Sementara itu, indeks yang dibayar petani naik 0,58 karena kenaikan beberapa komoditas antara lain bawang merah, cabai merah, cabai rawit dan rokok kretek filter.

Berdasarkan data BPS, subsektor tanaman perkebunan mengalami penurunan yang paling dalam. Pada Juli tahun ini, subsektor tanaman perkebunan turun 6,63 persen.

“Ini terjadi karena indeks yang diterima petani mengalami penurunan sebesar 6,06 persen. Sementara indeks harga yang harus dibayar petani mengalami kenaikan sebesar 0,61 persen,” ujar Margo dalam siaran pers virtualnya, Senin (1/8/2022).

Dia mengatakan komoditas yang dominan berpengaruh kepada penurunan indeks harga yang diterima petani berasal dari komoditas kelapa sawit, karet, dan kelapa.

Sementara, subsektor holtikultura masih mengalami peningkatan pada Juli 2022 sebesar 4,91 persen. Kenaikan terjadi karena indeks yang diterima petani itu masih meningkat sebesar 5,48 persen. Itu lebih besar dibandingkan harga yang harus dibayarkan petani yang meningkat sebesar 0,55 persen.

“Komoditas yang dominan yang diterima petani berasal dari komoditas bawang merah, cabai merah, dan wortel,” ujar Margo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BPS nilai tukar petani kelapa sawit harga cpo
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top