Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inflasi Juli 2022 Tembus 4,94 Persen! Rekor Sejak 2015

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi pada Juli 2022 mencapai 4,94 persen, tertinggi sejak 2015, karena pengaruh kenaikan bahan pangan.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 01 Agustus 2022  |  11:12 WIB
Inflasi Juli 2022 Tembus 4,94 Persen! Rekor Sejak 2015
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono dalam rilis kinerja ekspor dan impor Februari 2022, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (15/3/2022). - BPS
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan di Indonesia pada Juli 2022 telah mencapai 4,94 persen (year-on-year/yoy), lebih tinggi dari bulan sebelumnya yakni 4,35 persen dan menjadi yang tertinggi sejak Oktober 2015.

"Secara tahunan, inflasi di Juli ini merupakan inflasi yang tertinggi sejak Oktober 2015, di mana saat itu terjadi inflasi 6,25 persen year-on-year," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Margo Yuwono, dalam rilis Senin (1/8/2022).

Adapun, BPS melaporkan inflasi bulanan mencapai 0,64 persen (month-to-month/mtm) dan inflasi tahun kalender 2022 sebesar 3,84 persen.

Margo menjelaskan, penyumbang utama inflasi Juli secara bulanan disebabkan oleh kenaikan harga cabai merah, tarif angkutan udara, bawang merah, bahan bakar rumah tangga, dan cabai merah.

Berdasarkan komponennya, inflasi pada Juli 2022 didorong oleh komponen harga bergejolak atau volatile food dengan andil sebesar 0,25 persen.

Sementara itu, Bank Indonesia (BI) memperkirakan tingkat inflasi nasional pada tahun 2022 akan mencapai kisaran 4,5 hingga 4,6 persen. Angka tersebut lebih tinggi dari proyeksi sebelumnya 4,2 persen.

Gubernur Bank Indoensia Perry Warjiyo menyampaikan bahwa perkiraan tersebut sejalan dengan kenaikan harga komoditas global yang tetap tinggi ke depan, terutama komoditas pangan dan energi. “Dengan perkmbangan harga komoditas dunia yang naik, kami perkriakan inflasi lebih tinggi dari 4,2 persen, yakni bisa mencapai 4,5-4,6 persen,” katanya dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur BI, Kamis (21/7/2022).

Sejalan dengan itu, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022 berpotensi bias ke bawah pada kisaran perkiraan tahun ini sebesar 4,5 hingga 5,3 persen. “Dengan demikian pertumbuhan ekonomi 2022 diperkriakan bias ke bawah dalam kisaran proyeksi BI tahun 2022 yaitu 4,5 sampai 5,3 persen," imbuhnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

badan pusat statistik Inflasi ekonomi Margo Yuwono
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top