Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KINO Belum Pede Meski Investasi Sektor Mamin Moncer, Ada Apa?

PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) menyatakan sejumlah hambatan masih membayangi prospek industri makanan dan minuman.
Rahmad Fauzan
Rahmad Fauzan - Bisnis.com 22 Juli 2022  |  17:28 WIB
KINO Belum Pede Meski Investasi Sektor Mamin Moncer, Ada Apa?
Produk minuman yang diproduksi PT Kino Indonesia Tbk. - kino.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Belum turunnya harga bahan baku untuk sejumlah produk industri makanan dan minuman (mamin) dan sejumlah ganjalan lainnya masih menjadi beban bagi perusahaan dalam merealisasikan keuntungan.

Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan PT Kino Indonesia Tbk. (KINO) Budi Muljono mengatakan emiten produk minuman merek Cap Panda itu terpaksa melakukan efisiensi demi mampu mengantisipasi kondisi tersebut.

"Harga bahan baku yang belum turun semua akan tetap memberikan tekanan pada produsen untuk tetap profitable," kata Budi kepada Bisnis, Jumat (22/7/2022).

Selain masalah harga bahan baku, lanjutnya, efisiensi dilakukan mempertimbangkan pemulihan daya beli yang belum sepenuhnya pasti seiring dengan meningkatnya curah hujan yang membatasi mobilitas konsumen.

Tak hanya itu, kata Budi, inflasi yang dialami oleh sejumlah negara besar seperti Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara di Eropa saat ini snagat berpengaruh terhadap daya beli konsumen.

Tentu saja, pandangan ini menjadi antitesis dari optimisme di ekosistem industri mamin yang diprediksi mampu lebih menggeliat pada paruh kedua tahun ini setelah tercatat mengalami pertumbuhan pada semester I/2022.

Mengutip data Menteri Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), industri mamin tersebut meraup investasi senilai Rp42 triliun atau naik 7,2 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada semester I/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

industri makanan dan minuman kino indonesia bahan baku Inflasi investasi
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top