Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harga Bawang Merah Tertahan Tinggi, Stok di Bawah Normal

Harga bawang merah hari ini, Selasa (19/7/2022), masih tertahan tinggi di atas Rp60.000 per kilogram.
Petani menjemur bawang merah di desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019). Bisnis/Arief Hermawan P
Petani menjemur bawang merah di desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (26/9/2019). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Harga bawang merah per hari ini, Selasa (19/7/2022), masih tertahan tinggi di atas Rp60.000 per kilogram akibat stok yang masih di bawah normal.

Dalam catatan Kemendag di Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP), harga bawang merah hari ini telah turun 0,63 persen dibandingkan seminggu lalu, dari Rp63.200 menjadi Rp62.800 per kg.

Bila melihat perkembangan harganya selama Juli 2022, harga komoditas tersebut terpantau mengalami kenaikan sebesar 3,46 persen.

Sebelum terjadi reli kenaikan, normalnya harga bawang merah di angka Rp25.000 per kilogram. Akibat berkurangnya pasokan karena masa panen beberapa sentra produksi di pulau Jawa (Nganjuk, Demak, dan Probolinggo) telah berakhir pada Mei lalu, stok bawang merah turun di bawah normal.

Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kementerian Perdagangan Isy Karim menyampaikan bahwa stok bawang merah masih di bawah normal, tetapi perlahan mulai bertambah.

“[Pasokan] bawang merah 527 ton, naik dari akhir Juni 477 ton,” ujarnya, Senin (18/7/2022).

Sementara kebutuhan bawang merah per harinya di 20 pasar induk pantauan Kemendag sebesar 605,50 ton. Artinya pasokan saat ini 12,84 persen di bawang pasokan normal.

Meski demikian, berdasarkan laporan yang diterima oleh ABMI (Asosiasi Bawang Merah Indonesia), beberapa sentra produksi bawang merah di Jawa akan mulai panen raya pada Agustus mendatang.

“Berdasarkan informasi dari ABMI, sentra produksi bawang merah di Brebes dan Cirebon mulai memasuki awal musim panen. Diperkirakan panen raya akan terjadi pada bulan Agustus,” lanjut Isy.

Terganggunya pasokan bawang merah berdampak pada kelangkaan dan harga komoditas yang melambung lebih dari dua kali lipat harga normal. Per Juni 2022 pun bawang merah menyumbang 0,08 persen terhadap inflasi nasional sebesar 0,61 persen. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper