Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Lonjakan Wisatawan ke TN Komodo Diklaim Merusak, Masyarakat: Itu Hoaks!

Hasil kajian Daya Dukung Daya Tampung Taman Nasional Komodo (TNK) menunjukkan bahwa nilai jasa ekosistem hilang akibat lonjakan kunjungan wisatawan ke TNK. Benarkah demikian?
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 15 Juli 2022  |  14:02 WIB
Lonjakan Wisatawan ke TN Komodo Diklaim Merusak, Masyarakat: Itu Hoaks!
Pintu gerbang Taman Nasional Komodo di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bisnis/Ni Luh Anggela
Bagikan

Bisnis.com, LABUAN BAJO – Hasil kajian Daya Dukung Daya Tampung Taman Nasional Komodo (TNK) yang menunjukkan bahwa nilai jasa ekosistem hilang akibat lonjakan kunjungan wisatawan ke TNK dinilai tidak benar.

Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat (Formapp-Mabar) menilai hasil kajian tersebut merupakan hoaks. Mereka berpendapat, bukan wisatawan yang menjadi penyebabnya, melainkan pemerintah sendiri yang menghancurkan ekosistem Pulau Rinca, NTT.

"Nyatanya bukan wisatawan yang merusak Taman Nasional [TN] Komodo oleh aktivitas wisata namun sebaliknya pemerintah sendiri yang menghancurkan ekosistem Pulau Rinca dengan mendirikan Jurassic Park bernilai triliunan," ungkap Ketua Formapp-Mabar Rafael Todowela dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, Rabu (13/7/2022).

Rafael menuturkan penghancuran ekosistem tersebut tersistem dan terencana menyebabkan Pulau Rinca masih ditutup hingga hari ini sebagai dampak dari pembangunan Jurassic Park tersebut.

Sebagai gantinya, pemerintah justru menyalahkan wisatawan dan menyebutkan bahwa nilai jasa ekosistem yang hilang dapat mencapai Rp11 triliun.

"Tentu saja hal tersebut hoaks dan sangat menyesatkan nalar publik," tegasnya.

Di lain sisi, sistem pembayaran yang rencananya diterapkan Rp15 juta per 4 orang per tahun dinilai sebagai bentuk dominasi kapitalis di dalam manajemen pengelolaan TN Komodo. Sistem ini, disebut merugikan para pengunjung, pelaku usaha, dan pasar pariwisata.

Kepala Kajian Daya Dukung Tampung TNK Imam Firmansyah sebelumnya menyampaikan nilai jasa ekosistem Pulau Komodo cukup tinggi yakni sekitar Rp23 triliun ada 2045.

"Kalau kunjungan tidak dibatasi dan melebihi kapasitas yang ditentukan 292.000 orang, maka nilai jasa ekosistem yang hilang bisa mencapai Rp11 triliun," katanya beberapa waktu lalu.

Per 1 Agustus 2022, pemerintah akan menetapkan harga masuk ke kawasan TN Komodo menjadi Rp3,75 juta per orang per tahun.

Baya tersebut rencananya diterapkan secara kolektif tersistem yaitu Rp15 juta per 4 orang per tahun. Adapun hitungan harga tersebut berdasarkan pertimbangan biaya konservasi akibat hilangnya nilai jasa ekosistem lantaran lonjakan kunjungan wisatawan ke TN Komodo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

taman wisata komodo taman nasional harga tiket
Editor : Amanda Kusumawardhani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top