Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Jadi Tuan Rumah Asean Transport, Indonesia Siap Terapkan Multimoda

Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan Asean Framework Agreement on Multimodal Transport (AFAMT).
Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong MRT di Jakarta, Sabtu (31/7/2021). Jumlah penumpang MRT turun hingga 80 persen setiap harinya sejak 3 Juli 2021 akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)./Antara
Sejumlah penumpang berada di dalam gerbong MRT di Jakarta, Sabtu (31/7/2021). Jumlah penumpang MRT turun hingga 80 persen setiap harinya sejak 3 Juli 2021 akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)./Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Indonesia menjadi tuan rumah dan chairman dalam pertemuan Asean Senior Transport Officials Meeting ke-53 yang berlangsung di Bali pada 28-29 Juni 2022.

Sekretaris Jenderal Kemenhub Novie Riyanto menjelaskan salah satu hasil dari sejumlah agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut yaitu Indonesia menyatakan kesiapannya untuk mengimplementasikan Asean Framework Agreement on Multimodal Transport (AFAMT), yang merupakan perjanjian terkait pelaksanaan angkutan multimoda di wilayah Asean

Selain itu, Indonesia juga menyampaikan perkembangan proses ratifikasi perjanjian kerja sama Asean lain, seperti Asean Cross Border Transport of Passengers by Road Vehicle (CBTP), Asean Framework Agreement on the Facilitation of Inter-State Transport (AFAFIST), dan Asean Framework Agreement on the Facilitation of Goods in Transit (AFAFGIT) Protocol 6 yang telah mencapai tahap akhir, untuk memperkuat dukungan terhadap lalu lintas penumpang dan barang antar negara Asean.

“Saya berharap semua rencana perjanjian ini dapat segera terimplementasi untuk memfasilitasi kelancaran integrasi kawasan Asean,” ujarnya melalui keterangan resmi, Sabtu (2/7/2022).

Dalam sambutan pembukaan pertemuan Novie mengatakan untuk memperkuat konektivitas dan daya saing kawasan Asen, perlu dilakukan kolaborasi yang lebih intensif dengan negara-negara yang menjadi mitra dialog Asean.

Dia juga mencatat bahwa sejumlah negara mitra dialog Asean seperti China, Jepang, Korea Selatan, dan Amerika Serikat telah menunjukkan kontribusi mereka untuk melaksanakan proyek-proyek dalam pembangunan sektor transportasi. Kolaborasi Asean dengan mitra dialog ini sangat dibutuhkan untuk menjadikan Asean sebagai kawasan yang lebih kompetitif.

Dia menjelaskan kelompok kerja yang telah dibentuk selama ini telah berkinerja dengan baik dalam membahas berbagai langkah menuju implementasi Perjanjian atau MoU secara tepat waktu di bawah kerangka Kerjasama Transportasi Asean.

Dalam pertemuan ini telah disepakati beberapa draft perjanjian kerja sama yang akan ditandatangani pada Pertemuan Menteri Transportasi Asean ke-28 yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober 2022 di Indonesia. Misalnya, Asean-EU Comprehensive Air Transport Agreement (AE-CATA) dan Asean Agreement on Aeronautical and Maritime Search and Rescue Cooperation.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper