Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jakarta Timur Disebut Memiliki Potensi Sunrise Properti Hunian

Salah satu yang menjadi daya tarik utama di Jakarta Timur yakni terbentuknya simpul layanan transportasi besar berupa hub Cawang yang nantinya terintegrasi dengan kereta api cepat dan terintegrasi dengan LRT Jabodetabek.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 01 Juli 2022  |  00:00 WIB
Jakarta Timur Disebut Memiliki Potensi Sunrise Properti Hunian
Klaster Mattlig Synthesis Huis. / Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Wilayah Jakarta Timur disebut masih memiliki potensi besar dalam pengembangan properti hunian.

Pengamat Tata Kota dari Universitas Trisakti Yayat Supriatna mengatakan pengembangan wilayah Jakarta Timur perlu didorong sentra ekonomi baru. Pasalnya, saat ini belum begitu banyak sentra ekonomi baru di Jakarta Timur. 

“Pengembang yang juga membangun hunian juga perlu memikirkan untuk membangun sentra ekonomi baru seperti kuliner yang bisa mendatangkan masyarakat,” ujarnya, Kamis (30/6/2022). 

Salah satu yang menjadi daya tarik utama di Jakarta Timur yakni terbentuknya simpul layanan transportasi besar berupa hub Cawang yang nantinya terintegrasi dengan kereta api cepat dan terintegrasi dengan LRT Jabodetabek.

Kawasan hunian akan mudah tumbuh dan berkembang cepat dengan didukung oleh jaringan infrastruktur, transportasi publik dan menjamurnya pusat-pusat kegiatan ekonomi. 

“Pusat permukiman yang diminati konsumen adalah kawasan hunian yang mudah diakses. Begitu pula kehadiran beragam fasilitas umum sebagai pendukung yang kuat bagi sebuah kawasan,” katanya. 

Dari sisi potensi lingkungan, Jakarta Timur seperti wilayah Cijantung itu masih memiliki ruang terbuka hijau yang luas, intensitas curah hujan yang tinggi sehingga dari sisi iklim secara makro, Cijantung masih memiliki suhu udara yang lebih sejuk dibanding wilayah lain di Jakarta.

Selain lokasinya cukup strategis, kondisi lingkungannya pun cukup nyaman untuk hunian.

“Wilayah Cijantung memang dikenal sebagai kawasan hunian yang masih terjaga keasriannya di Jakarta Timur. Karena itu, ada beberapa wilayah tetap dipertahankan sebagai area hijau seperti hutan kota,” ucapnya. 

Menurut Yayat, lokasi dan aksesibilitas merupakan poin penting yang mampu mendongkrak nilai investasi sebuah kawasan hunian. 

“Hadirnya produk properti hunian Synthesis Huis di wilayah Cijantung Jakarta Timur merupakan langkah tepat. Selain mempunyai nilai lebih dari sisi strategis bagi lokasi perumahan. Synthesis Huis juga diuntungkan dengan letaknya yang berdampingan hutan kota Cijantung, Jakarta Timur. Rasanya sulit menemukan lokasi perumahan seperti ini, apalagi di Jakarta,” tuturnya. 

Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Ruang Kota, Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta (DCKTRP) Merry Morfosa menuturkan Jakarta Timur siap bertransformasi menjadi kawasan hunian potensial baru di Jakarta.

Wilayah Jakarta Timur juga sedang dirancang sebagai kota administrasi yang prospektif untuk perkembangan properti. 

“Saat ini kami masih menunggu penerapan (RANPERGUB) tentang penataan kota terutama kawasan hunian,” ucapnya.  

Merry menuturkan khusus di wilayah Cijantung Kecamatan Pasar Rebo memang telah dirancang sebagai fungsi hunian.

Untuk potensial perkembangan properti, juga telah menyusun zona dan sub zona sesuai Rancangan Peraturan Gubernur, rencana pola ruang RDTR, rencana struktur ruang, serta peraturan zonasi. 

“Kami juga telah membuat ketentuan dan penggunaan lahan untuk kegiatan hunian, termasuk ketentuan intensitas pemanfaatan ruang pada zona perumahan, ketentuan tata bangunan dan prasarana minimal, ketentuan kegiatan hunian, persyaratan dasar perizinan berusaha dan kewajiban pembangunan,” tuturnya.  

Pihaknya juga telah mengatur berbagai rancangan tata kota terkait kawasan hunian, baik untuk rumah tapak, rumah flat maupun rumah susun, termasuk juga pengembangan real estate yaitu pemecahan kavlingnya minimal 60 meter persegi tidak boleh lebih kecil dari luas itu.

“Izin untuk membangun rumah tinggal juga sudah kami diterapkan sampai empat lantai,” ujarnya.  

Managing Director Synthesis Huis Aldo Daniel menuturkan Synthesis Huis dibangun di lahan seluas 3,3 hektare dengan total lahan seluas 5 hektare.

Rencananya akan dibangun taman di kawasan ini seluas 1.000 meter persegi yang menempel dengan hutan kota Cijantung. Selain itu juga akan dibangun hunian vertikal yang bisa mengakomodasi kalangan milenial. 

“Saat ini, Synthesis Development pengembang Synthesis Huis tengah membahas detail seperti apa desain hunian vertikal nantinya termasuk ketinggian gedung,” katanya. 

Synthesis Huis memiliki lokasi yang strategis dan mudah di akses, hanya 5 menit dari pintu tol Pasar Rebo, dekat pusat perbelanjaan, pusat pendidikan, rumah sakit dan CBD TB Simatupang.

Selain itu, kawasan Synthesis Huis berdampingan dengan hutan kota Cijantung Jakarta Timur sebagai paru-paru kota Jakarta. Bersuasana lingkungan nan nyaman, asri, serta alami.

“Kehadiran Synthesis Huis di Jakarta Timur sebagai Iconic Residential project merupakan pilihan tepat yang dapat dijadikan hunian impian keluarga yang saat ini sedang berkembang. Selain lokasinya masih berada di Jakarta, kawasan hunian ini juga didukung oleh segudang potensial perkembangan properti,” ucap Aldo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

properti
Editor : Yanita Petriella

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top