Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investasi Rp148,9 Triliun, 9 Proyek Jalan Tol Siap Dilelang

Kementerian PUPR menyebut sebanyak 9 ruas jalan tol dengan total investasi Rp148,9 triliun siap dilelang.
Ilustrasi. Pekerja beraktivitas di proyek jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang hingga kini progresnya baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021)./Bisnis-Noli Hendra
Ilustrasi. Pekerja beraktivitas di proyek jalan tol Trans Sumatra ruas Padang - Pekanbaru Seksi Padang - Sicincin yang hingga kini progresnya baru mencapai 37,989 persen dari panjang pengerjaan 36,2 kilometer, Sabtu (13/3/2021)./Bisnis-Noli Hendra

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mencatat terdapat 9 ruas jalan tol dengan total investasi Rp148,9 triliun yang tengah disiapkan untuk nantinya dilelang.

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Herry Trisaputra Zuna memaparkan 9 jalan tol tersebut yakni Jalan Tol Bandara Supadio-Kijing, Jalan Tol Akses IKN, Jalan Tol Samarinda-Bontang, Jalan Tol Cibadak-Pelabuhan Ratu, Jalan Tol Bandung Intra Urban Toll Road, Jalan Tol Cilacap-Yogyakarta.

Kemudian, Jalan Tol Tuban-Babat-Lamongan-Gresik, Jalan Tol Malang-Kepanjen, serta Jalan Tol Demak-Tuban.

Adapun, untuk proyek tersebut nilai investasi yang dibutuhkan mencapai Rp148,9 triliun, tetapi jumlah itu belum termasuk untuk proyek Jalan Tol Bandara Supadio-Kijing dan Jalan Tol Akses IKN.

"Ke depan kalau kita lihat ratio yang solicited dan unsolicited terlihat akan ada pergeseran," ujarnya dalam diskusi Market Update Penyelenggaraan Jalan Tol 2021-2022, Jumat (24/6/2022).

Herry menuturkan, keingingan badan usaha untuk memprakarsai proyek-proyek jalan tol ke depan sudah mulai cenderung menurun. Hal itu disebabkan oleh proses pengadaan tanah yang masuk dalam satu pake dengan pengerjaannya.

Kendati demikian, pemerintah akan terus mendorong proyek-proyek yang memiliki tingkat kelayakan yang baik untuk bisa dilakukan dengan pengusahaan prakarsa. Menurutnya, pemerintah akan terus memitigasi risiko-risiko dalam proyek jalan tol.

"Pertanyaan justru skema apa yang bisa kita dorong tetap ada prakarsa namun tidak memindahakan risiko ke badan usaha," ungkapnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Muhammad Ridwan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper