Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BKPM: Investasi 3 Produsen Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia Capai Rp335,8 Triliun

Dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan total rencana investasi di ekosistem ini mencapai US$23 miliar atau sekitar Rp335,8 triliun (Rp14.600/US$).
Hadijah Alaydrus
Hadijah Alaydrus - Bisnis.com 14 Juni 2022  |  11:26 WIB
BKPM: Investasi 3 Produsen Baterai Kendaraan Listrik di Indonesia Capai Rp335,8 Triliun
Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot - Bisnis/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Perkembangan investasi ekosistem baterai kendaraan listrik di Tanah Air telah menunjukkan geliat yang luar biasa. Minat perusahaan teknologi yang fokus di sektor kendaraan listrik, termasuk baterai kendaraan listrik, cukup besar.

Dari data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan total rencana investasi di ekosistem ini mencapai US$23 miliar atau sekitar Rp335,8 triliun (Rp14.600/US$).

Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Yuliot Tanjung mengungkapkan bahwa rencana investasi ini berasal dari LG Energy Solution senilai US$9,8 miliar, CATL US$5,2 miliar dan Foxconn US$8 miliar.

Dia mengungkapkan selain tiga perusahaan tersebut, ada pula BASF, Volkswagen dan Hyundai.

Lebih lanjut, Yuliot berharap dengan hadirnya perusahaan-perusahaan tersebut, investasi di sektor teknologi ramah lingkungan dapat berkembang.

Ketika disinggung mengenai investasi Tesla, Yuliot menuturkan hal tersebut masih dibicarakan oleh pihak terkait.

"Masih dalam pembicaraan. Proses masih jalan terus," ungkapnya dalam webinar bersama HSBC dan Bisnis.com, Selasa (14/6/2022).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pembahasan rencana investasi Tesla terus berjalan hingga saat ini.

Bahkan, dia mempersilahkan pada CEO Tesla Elon Musk untuk berinvestasi di Indonesia jika ingin memiliki pabrik clean energy.  Luhut mengungkapkan tim Tesla sebelumnya sudah pernah datang ke Indonesia tepatnya Morowali, Sulawesi Tengah dan Vale, Sulawesi Selatan.

Luhut menambahkan tim Tesla saat berkunjung ke kawasan industri tersebut sangat kagum.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bkpm Tesla Motors Kendaraan Listrik Baterai Mobil Listrik
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top