Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KPC PEN Salurkan Insentif Rp8,83 triliun kepada 1,5 Juta Nakes

Insentif yang disalurkan merupakan apresiasi dari rakyat Indonesia kepada para nakes yang telah bekerja siang malam di tengah pandemi Covid-19.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 19 Mei 2022  |  08:50 WIB
Tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga calon penerima vaksin COVID-19 dosis ketiga saat vaksinasi COVID-19 penguat (booster) di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Pemerintah memulai program vaksinasi COVID-19 penguat secara gratis kepada masyarakat umum yang berusia 18 tahun ke atas dengan kelompok prioritas penerima vaksin adalah orang lanjut usia (lansia) dan penderita imunodefisiensi (melemahnya sistem imun). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.
Tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan kepada warga calon penerima vaksin COVID-19 dosis ketiga saat vaksinasi COVID-19 penguat (booster) di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (12/1/2022). Pemerintah memulai program vaksinasi COVID-19 penguat secara gratis kepada masyarakat umum yang berusia 18 tahun ke atas dengan kelompok prioritas penerima vaksin adalah orang lanjut usia (lansia) dan penderita imunodefisiensi (melemahnya sistem imun). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar - wsj.

Bisnis.com, JAKARTA - Komite Penanganan Coronavirus Disease 2019 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) telah menyalurkan insentif sebesar Rp8,83 triliun kepada 1,5 juta orang tenaga kesehatan atau nakes di seluruh Indonesia, termasuk 571 orang nakes yang gugur sebagai pahlawan bangsa.

Airlangga Hartarto selaku Ketua KPC PEN mengatakan insentif yang disalurkan merupakan apresiasi dari rakyat Indonesia kepada para nakes.

"Nakes ini adalah garda terdepan kita mereka menjadi malaikat bagi rakyat Indonesia. Mereka bekerja siang malam dengan istirahat yang sangat minim," kata Airlangga dalam sebuah video yang diunggah di akun resmi Instagramnya @airlanggahartarto_official, dikutip Kamis (19/8/2022).


Dalam unggahannya tersebut, Airlangga ingat betul saat pertama kali diberi tugas oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memimpin KPC PEN.

Asal tahu saja, KPC PEN merupakan sebuah komite yang dibentuk pemerintah dalam pemulihan ekonomi dan penanggulangan penyakit Covid-19 dan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Dia mengakui tugas yang diembannya tak mudah lantaran kala itu seluruh dunia sedang menghadapi hal yang sama. Ditambah lagi, belum ada teori mengenai Covid-19  dan belum ada negara yang sukses ataupun pernah menghadapi pandemi Covid-19.

"Dari mulai kelangkaan masker, ketersediaan obat-obatan, hingga yang paling menyedihkan bergugurannya tenaga kesehatan baik dokter maupun perawat yang bekerja mengorbankan dirinya untuk keselamatan jiwa sesama," ujarnya.

Mengakhiri pesan videonya, Airlangga, mewakili rakyat Indonesia, mengucapkan terima kasih dan penghargaannya bagi semua Nakes, TNI-Polri, para relawan dan petugas pemakaman di seluruh Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tenaga kesehatan airlangga hartarto Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top