Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Konsumsi Bensin Pertamina Meningkat Signifikan Selama Arus Balik di Sumbagsel

Pada puncak arus balik di wilayah Sumbagsel, konsumsi BBM jenis Gasoline, meningkat sebesar 13,8 persen dibanding konsumsi harian normal, sedangkan BBM jenis Gasoil mengalami sedikit penurunan konsumsi dibanding rerata konsumsi harian normal.
Petugas SPBU mengisi BBM salah satu kendaraan. istimewa
Petugas SPBU mengisi BBM salah satu kendaraan. istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pertamina Patra Niaga Sumatra Bagian Selatan mencatat konsumsi BBM jenis gasoline alias bensin meningkat  13,8 persen selama masa arus balik Lebaran 2022 di wilayah tersebut.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), Tjahyo Nikho Indrawan menjelaskan peningkatan konsumsi sesuai dengan estimasi Tim Satgas yang telah disiapkan sebelumnya.

“Berdasarkan tren Satgas RAFI tahun 2022, kami mengantisipasi kebutuhan konsumsi masyarakat terhadap BBM, LPG, maupun Avtur mengingat mobilitas masyarakat terus meningkat dan kembali normal,” jelasnya dalam keterangan pers, Rabu (11/5/2022).

Nikho menambahkan, pada puncak arus balik di wilayah Sumbagsel, konsumsi BBM jenis Gasoline, meningkat sebesar 13,8 persen dibanding konsumsi harian normal, sedangkan BBM jenis Gasoil mengalami sedikit penurunan konsumsi dibanding rerata konsumsi harian normal.

Sementara untuk konsumsi LPG tidak ada perubahan yang signifikan jika dibanding konsumsi harian normal, lalu Avtur konsumsinya meningkat sebesar 5,3 persen jika dibanding konsumsi harian normal. 

Menurut Nikho, Pertamina Patra Niaga Sumbagsel terus Satgas Ramadan dan Idulfitri bakal terus mengamankan kebutuhan energi hingga 16 Mei 2022.

“Ini untuk mengantisipasi adanya masyarakat yang masih meakukan perjalanan pada arus balik lebaran,” ujarnya.

Dia memaparkan selama 2 tahun setelah terakhir kali masyarakat melakukan perjalanan pada masa Idulfitri, jumlah pemudik pada tahun 2022 tercatat sangat besar.

Hal ini turut dibuktikan dengan peningkatan konsumsi bahan bakar pemudik, dimana pada puncak arus mudik di H-2 konsumsi BBM meningkat hingga 41 persen dibandingkan kondisi normal, jauh lebih tinggi dari estimasi awal yang rata-rata pada masa mudik meningkat 11 persen.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero), Alfian Nasution, mengatakan pada arus balik Pertamina menyiapkan antisipasi yang sama.

“Pada arus balik, Pertamina berhasil memenuhi kebutuhan BBM pemudik yang meningkat hingga 29 persenpada puncaknya, angkanya terlihat lebih rendah karena sebaran pemudik arus balik yang lebih fleksibel,” ujarnya.

Menurut dia, seluruh pemudik Pertamina layani dengan maksimal. Perseroan juga melakukan monitor setiap hari agar stok dan distribusi di SPBU berjalan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan BBM yang luar biasa sepanjang arus mudik dan balik.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Dinda Wulandari
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper