Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Selamat Papua dan Maluku! Pertumbuhan Ekonomi di Kuartal I/2022 Tertinggi Se-Indonesia

Menurut BPS, pertumbuhan ekonomi Maluku dan Papua cukup impresif, 10,75 persen.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 09 Mei 2022  |  13:46 WIB
Bukit Jokowi tengah ramai menjadi perbincangan lantaran sebagai lokasi wisata kontingen PON XX Papua dari berbagai daerah. - Tripadvisor/Bety Lestari
Bukit Jokowi tengah ramai menjadi perbincangan lantaran sebagai lokasi wisata kontingen PON XX Papua dari berbagai daerah. - Tripadvisor/Bety Lestari

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara spasial pada kuartal I/2022 tertinggi terjadi di Maluku dan Papua.

“Maluku dan Papua tumbuhnya cukup impresif, 10,75 persen,” kata Kepala BPS Margo Yuwono dalam konferensi pers, Senin (9/5/2022).

Namun demikian, secara keseluruhan, pendorong terbesar pertumbuhan ekonomi kuartal I/2022 berasal dari Pulau Jawa dengan pangsa sebesar 57,78 persen, meski mencatatkan pertumbuhan hanya sebesar 5,07 persen.

Pangsa perekonomian Maluku & Papua tercatat sebesar 2,58 persen.

“Selain kontribusinya besar karena aktivitas ekonomi masih terpusat di Pulau Jawa, pertumbuhan juga cukup bagus di kuartal I/2022 ini, tumbuh 5,07 persen,” jelas Margo.

Pendorong terbesar kedua pertumbuhan ekonomi berasal dari Pulau Sumatera yaitu sebesar 4,03 persen dengan pangsa 21,96 persen.

Selanjutnya, Pulau Kalimantan dan Sulawesi masing-masing mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,21 persen dan 5,37 persen.

Pertumbuhan ekonomi di Pulau Bali dan Nusa Tenggara pun tercatat positif pada kuartal I/2022 ini, yaitu tumbuh 3,42 persen.

Secara total, pada kuartal I/2022, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,01 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pertumbuhan Ekonomi maluku papua
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top