Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Idulfitri 2022, Harga Bahan Pangan di Pasar Tradisional Naik

Harga beberapa bahan pangan mengalami kenaikan pada hari Lebaran seperti cabai merah besar hingga telur ayam.
Indra Gunawan
Indra Gunawan - Bisnis.com 02 Mei 2022  |  18:20 WIB
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Pedagang menata telur di Pasar Benhil, Jakarta, Senin (13/4/2020). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA - Harga beberapa bahan pangan mengalami kenaikan pada hari Idulfitri 20222 atau Lebaran seperti cabai merah besar hingga telur ayam. Melansir laman resmi Hargapangan.id, Senin (2/5/2022), harga cabai merah besar Rp52.850 per kilogram (kg), naik 2,62 persen atau Rp1.350.

Kemudian, harga telur ayam ras segar di pasar tradisional terpantau naik Rp200 atau 0,73 persen, menjadi Rp27.650 per kg. Harga bawang merah ukuran sedang di pasar tradisional juga naik Rp350 atau 0,94 persen, menjadi Rp37.450 per kg.

Kenaikan lainnya terlihat pada harga cabai merah keriting sebesar Rp1.150 atau 2,47 persen, menjadi Rp47.750 per kg.

Harga cabai rawit merah di pasar tradisional terpantau naik Rp500 atau 1,05 persen, menjadi Rp48.250 per kg.

Sementara itu, daging sapi kualitas 1 mencapai Rp140.200, naik Rp1.500. Sedangkan di pasar modern, kenaikan harga terlihat pada bawang putih ukuran sedang, naik Rp50 menjadi Rp38.800 per kg.

Cabai merah besar naik menjadi Rp80.200 per kg, dan minyak goreng curah naik menjadi Rp21.300 per kg. Harga minyak goreng kemasan di pasar modern juga naik menjadi Rp26.100 per kg.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Sekjen DPP IKAPPI), Reynaldi Sarijowan meminta pemerintah untuk tetap melakukan pemantauan distribusi komoditas pangan. Hal ini dilakukan agar rantai distribusi tidak terhambat lantaran banyak yang libur.

Menurut dia, pemerintah harus mempersiapkan diri untuk mempersiapkan komoditas-komoditas yang akan diserbu masyarakat pasca Idul Fitri.

“Kami berharap ini menjadi catatan pemerintah karena biasanya pada tiap tahun terjadi kalalaian pada distribusi sehingga pasokan terhambat. Kita harapkan setelah fase ke 3 pasca idul fitri nanti dapat mendorong komuditas agar kembali pulih seperti semula,” ujarnya, Minggu (1/5/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pasar Tradisional harga pangan idulfitri
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top