Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pecah Rekor! Investasi Kuartal I/2022 Tembus Rp282 Triliun, Tertinggi 10 Tahun

Realisasi investasi kuartal I/2022 tercatat sebesar Rp282,4 triliun atau tumbuh 28,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 27 April 2022  |  11:16 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap sejumlah perusahaan di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (7/1/2022). ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap sejumlah perusahaan di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (7/1/2022). ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi investasi kuartal I/2022 tercatat sebesar Rp282,4 triliun. Capaian tersebut tumbuh 28,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 16,9 persen secara kuartalan (quarter-to-quarter/qtq).

Realisasi investasi pada tiga bulan terakhir tersebut lebih tinggi dari capaian kuartal sebelumnya yaitu Rp241,6 triliun.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan pencapaian ini membuktikan bahwa kepercayaan investor terhadap Indonesia semakin kuat.

"Ini rekor 10 tahun terakhir, pertumbuhan q to q kita mencapai 16,9 persen [double digit]," papar Bahlil.

Dari realisasi ini, Kementerian Investasi/ BKPM mencatat penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada kuartal IV/2021 adalah sebesar Rp135,2 triliun atau tumbuh 25,1 persen (yoy), dan penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp147,2 triliun atau 31,8 (yoy).

Bahlil menegaskan pencapaian ini menegaskan bahwa kebijakan investasi di Tanah Air semakin baik.

Dari data BKPM, investasi luar Jawa tercatat Rp148,7 triliun atau tumbuh 30 persen (yoy) dan Jawa Rp133,7 triliun atau 26,9 persen.

Menurutnya, investasi luar Jawa dan Jawa semakin seimbang sejak kuartal III/2021.

Dari sisi sektor, investasi yang dominan kuartal I/2022 adalah industri logam dasar, barang logam sebesar Rp39,7 triliun atau tumbuh 14 persen (yoy) dan kedua, transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp39,5 triliun atau tumbuh 14 persen.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm bahlil lahadalia
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top