Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kadin Serukan Transportasi Hijau di Panggung G20

Kadin bidang perhubungan mengkampanyekan energi hijau pada sektor transportasi di Indonesia seiring dengan fokus dan tema dalam Presidensi G20.
Logo Presidensi G20 Indonesia/Kemenlu RI
Logo Presidensi G20 Indonesia/Kemenlu RI

Bisnis.com, JAKARTA — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bidang perhubungan mengkampanyekan energi hijau pada sektor transportasi di Indonesia seiring dengan Presidensi G20.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perhubungan Denon Prawiraatmadja menuturkan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk mendukung pengembangan energi bersih. Bahkan pada 2025, Indonesia menargetkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan mencapai 23 persen pada pembangkit listrik.

Dia menjelaskan salah satu fokus dan tema dalam Presidensi G20 adalah transisi global menuju energi baru terbarukan, zero emissions dan digitalisasi, paling lambat pada 2060. Pemerintah Indonesia, sebutnya, memiliki komitmen kuat untuk mendukung pengembangan energi bersih, diantara dibidang transportasi. Dan ini nanti juga akan dijadikan program Kadin Bidang Perhubungan.

"Untuk mendukung terealisasikannya transisi global menuju energi baru terbarukan, zero emissions dan digitalisasi, kami dari Kadin Bidang Perhubungan siap melakukan kampanye dan mencari mitra dari negara-negara anggota G20 untuk mendukung percepatan transformasi semua kendaraan dari moda udara, darat dan laut beralih digital atau elektrik sehingga dapat mengurangi penggunaan energi fosil," ujarnya melalui keterangan resmi, Minggu (24/4/2022).

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid menyampaikan ajakannya kepada dunia usaha di luar negeri untuk dapat berpartisipasi pada acara Business 20 (B20) di Bali. Dimana pada kegiatan tersebut ditunjuk Shinta Kamdani, yang juga Wakil Ketua Umum (WKU) Koordinator Kadin dan Chairwoman B20 sebagai penanggung jawab yang juga menyampaikan ajakan kepada dunia usaha untuk berinvestasi di Indonesia.

"Salah satu fokus dalam Presidensi G20 adalah transisi global menuju energi baru dan terbarukan dan zero emissions, paling lambat pada 2060. Pemerintah Indonesia, katanya, memiliki komitmen kuat untuk mendukung pengembangan energi bersih. Bahkan pada 2025, Indonesia menargetkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan mencapai 23 persen pada pembangkit listrik,” katanya dalam pertemuan yang dihadiri para pengusaha global tersebut.

Adapun, saat ini, Kadin Indonesia yang dipimpin oleh Ketua Umum yang diikuti oleh WKU Koordinator Bidang Investasi, WKU Bidang Hubungan Internasional, WKU Bidang Perhubungan, WKU Bidang Logistik, Ketua Kadin Papua, Ketua Kadin NTT, dan Kadin Sumatera Utara tengah melakukan roadshow ke ke New York, Washington, D.C dan Kanada untuk menyukseskan acara G20 yang akan digelar di Bali pada November mendatang. Kadin Indonesia ditunjuk oleh Pemerintah untuk mengkoordinir pertemuan B20.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper