Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

China Beli Batu Bara dari Rusia Pakai Yuan

China telah lama bergelut dengan dominasi dolar dalam perdagangan global dan pengaruh politik AS.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 07 April 2022  |  21:45 WIB
China membeli batu bara Rusia./Bloomberg - Dimas Ardian
China membeli batu bara Rusia./Bloomberg - Dimas Ardian

Bisnis.com, JAKARTA - Batu bara dari Rusia yang akan dibeli dengan mata uang yuan siap meluncur ke China seiring dengan kelanjutan kerja sama kedua negara di tengah kemarahan dunia internasional setelah invasi ke Ukraina.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (7/4/2022), sejumlah perusahaan China menggunakan mata uang lokal untuk membeli batu bara dari Rusia pada Maret. Konsultan China Fenwei Energy Information Service Co., mengatakan kargo pertama akan tiba pada bulan ini.

Ini akan menjadi pengapalan komoditas pertama yang dibayar dengan yuan sejak Amerika Serikat dan Eropa memberikan penalti kepada Rusia dan menutup sejumlah akun bank Rusia dari sistem keuangan internasional.

Menurut sumber anonim, kargo pertama dari minyak Eastern Siberia–Pacific Ocean (ESPO) yang dibeli menggunakan yuan akan dikirim kepada kilang minyak independen pada Mei.

Seperti diketahui, China telah lama bergelut dengan dominasi dolar dalam perdagangan global dan pengaruh politik AS.

Rusia adalah pemasok batu bara nomor dua bagi China pada tahun lalu. Hampir setengah impor dari Rusia terdiri dari batu bara metalurgi setelah dimulainya kembali sebagian operasi di pusat pembuatan baja China, Tangshan.

Moscow juga menawarkan pembayaran dengan rupee dan rubel kepada pembeli India. Adapun Arab Saudi tengah bernegosiasi dengan Beijing untuk menghargai minyak mentahnya dengan yuan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china batu bara Rusia yuan
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top