Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Chandra Asri Luncurkan Produk untuk Aplikasi Kemasan Fleksibel

Asrene® C6 Metallocene dibuat dari catalyst Ziegler-Natta yang diproduksi Chandra Asri sudah digunakan oleh pabrik – pabrik sejenis di seluruh dunia, kemasan ini dinilai lebih fleksibel. rnrn 
Kahfi
Kahfi - Bisnis.com 01 Maret 2022  |  12:33 WIB
Pekerja mengoperasikan mesin di komplek pabrik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), Cilegon, Banten. - Antara / Muhammad Iqbal
Pekerja mengoperasikan mesin di komplek pabrik PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA), Cilegon, Banten. - Antara / Muhammad Iqbal

Bisnis.com, JAKARTA– PT. Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri), Perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia meluncurkan produk Asrene® C6 Metallocene LLDPE untuk membuat film dengan keuletan dan kekuatan sealing yang lebih tinggi seperti kemasan printed multi-layer dan heavy duty.

Kemasan ini biasanya digunakan untuk aplikasi seperti standing pouch minyak goreng, stretch film (plastic wrap) dan kantong beras. Penggunaan Metallocene dapat membuat kemasan menjadi tahan bocor, tahan sobek dan tahan banting. Produk ini juga telah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta standar halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) sehingga terjamin keamanan dan kualitasnya.

Chandra Asri mengambil peran untuk memproduksi resin C6 Metallocene LLDPE atas respon terhadap tingginya permintaan dan belum adanya produksi dalam negeri. Sebelumnya, seluruh permintaan akan resin C6 Metallocene LLDPE hanya dapat dipenuhi oleh produk impor.

Dengan kapasitas produksi Asrene® C6 Metallocene saat ini, yaitu 50 kilo ton per tahun diharapkan dapat membantu meringankan beban impor. Menurut General Manager Polymer Technical Service and Product Development Chandra Asri Supriyanto, produksi ini akan mengurangi impor. 

“Dengan hadirnya Asrene® C6 Metallocene, kami menawarkan solusi untuk meningkatkan sifat kekuatan pada kemasan. Selain itu, resin ini juga menjadi salah satu upaya Chandra Asri dalam diversifikasi produk LLDPE yang diproduksi sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen,” ungkapnya dikutip dari siaran pers, Selasa (1/3/2022). 

Chandra Asri terus berupaya berkontribusi bagi upaya Pemerintah Indonesia dalam memenuhi permintaan produk petrokimia dalam negeri sekaligus untuk mengurangi ketergantungan pada impor. Salah satu upaya yang dilakukan Chandra Asri adalah dengan membangun kompleks kedua petrokimia berskala global yang disebut dengan CAP2.

Kompleks terbaru berskala global ini nantinya akan terintegrasi sepenuhnya dengan pabrik Chandra Asri yang telah ada di Cilegon dan akan terdiri dari Naptha Craker, Butadiene, High Density Polyethylene (HDPE), Polypropylene (PP), Aromatic (Benzene, Toulene, dan Mixed Xylenes), serta Low Density Polyethylene (LDPE) yang juga akan menjadi pabrik LDPE pertama di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

chandra asri industri kemasan
Editor : Kahfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top