Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Wisman Singapura Kunjungi Batam-Bintan, Pemerintah Evaluasi Travel Bubble

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengevaluasi sistem travel bubble Batam-Bintan dengan Singapura yang telah dibuka sejak Januari lalu.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 27 Februari 2022  |  10:38 WIB
Wisman yang datang dari Singapura menggunakan Ferry Batam Fast dari Tanah Merah ke Nongsapura. - Kemenparekraf
Wisman yang datang dari Singapura menggunakan Ferry Batam Fast dari Tanah Merah ke Nongsapura. - Kemenparekraf

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus menyempurnakan skema travel bubble Batam-Bintan dengan Singapura yang telah dibuka sejak Januari lalu.

Provinsi Kepulauan Riau secara perdana menyambut kedatangan turis dari Singapura pada 25 Februari 2022 dengan skema Jalur Perjalanan Vaksinasi laut atau Vaccine Travel Lane for Sea.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf Nia Niscaya mengatakan secara umum travel bubble di Batam berjalan baik dan lancar.

Sejumlah peserta memberikan catatan sebagai masukan terkait skema travel bubble diantaranya perlunya penyempurnaan dalam penerapan aplikasi Peduli Lindungi saat akan berangkat dari Tanah Merah Ferry Terminal akibat tidak tersedianya Tanah Merah FT sebagai pelabuhan keberangkatan.

“Keberadaan counter khusus APL [aplikasi pedulilindungi] di Tanah Merah FT akan sangat membantu kelancaran penggunaan aplikasi,” kata Nia, dikutip dari keterangan resminya, Minggu (27/2/2022).

Di samping itu, loket pemeriksa E-hac yang saat ini baru tersedia satu unit perlu ditambahkan agar tidak terjadi antrian yang terlampau panjang untuk melalui proses ini.

Ketersediaan wifi gratis di dalam pelabuhan juga diperlukan agar peserta lebih mudah untuk mengakses aplikasi e-hac.

Kemudian, ia menjelaskan jumlah loket PCR ke depan perlu ditambahkan agar tidak hanya duan unit ditunjang dengan kecepatan hasil sehingga tidak perlu menunggu terlalu lama. Keberadaan petugas yang memandu ataupun pemberi keterangan akan sangat membantu sehingga peserta tidak perlu kebingungan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

Sebagai informasi, sejak 23-25 Februari 2022 total jumlah wisman yang datang dari Singapura menggunakan Ferry Batam Fast dari Tanah Merah ke Nongsapura sebanyak 37 orang dan 13 orang lagi pada 26 Februari 2022 sehingga total tercatat 50 orang WNA Singapura.

Sementara yang tercatat akan mengunjungi Bintan pada 26 Februari 2022 sejumlah 90 pax.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam singapura bintan travel bubble
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top