Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bali Mulai Dibuka, Menparekraf Buka Peluang Penerapan Visa on Arrival

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah mengodok aturan pemberlakuan Visa On Arrival (VoA) setelah Bali kembali dibuka untuk wisatawan asing.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 24 Februari 2022  |  14:37 WIB
Tamu W Bali Seminyak juga dapat bersantai di akhir pekan dengan menikmati pemandangan sunset dengan alunan musik yang groovy dan asyik dari Andy Chunes (PNNY / NL), Marc Roberts (Pantai People) dan Damian Saint pada 27 Maret 2021.  - W Bali
Tamu W Bali Seminyak juga dapat bersantai di akhir pekan dengan menikmati pemandangan sunset dengan alunan musik yang groovy dan asyik dari Andy Chunes (PNNY / NL), Marc Roberts (Pantai People) dan Damian Saint pada 27 Maret 2021. - W Bali

Bisnis.com, JAKARTA  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menindaklanjuti rencana penerapan dan pemberlakuan Visa On Arrival (VoA) setelah Bali kembali dibuka untuk wisatawan mancanegara.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan terkait pembukaan Bali, ia sudah berkoordinasi dengan Gubernur Bali I Wayan Koster bahwa ada beberapa masukan yang nanti bisa ditindaklanjuti termasuk mendorong penerapan VoA kembali. 

“Berdasarkan masukan dari para pelaku pariwisata, VoA diharapkan bisa kembali diterapkan sebagai bagian dari pembukaan Bali kembali bagi wisatawan mancanegara,” ujarnya, dikutip dari keterangan resminya, Kamis (24/2/2022).

Terkait kasus mafia visa, Sandiaga menjelaskan pihaknya sudah menindaklanjuti beberapa temuan terkait oknum-oknum yang mengambil kesempatan. Kemenparekraf juga sudah berkoordinasi dengan pihak yang berwajib untuk membina dan memberikan teguran kepada oknum-oknum tersebut.

"Tapi seandainya berlanjut kita tidak akan mentoleransi karena ini mencoreng citra pariwisata kita yang sedang bangkit. Kita harapkan semua pelaku industri pariwisata mematuhi peraturan dalam rangka pembukaan kembali Bali ini dan mengedepankan keramahtamahan kita. Dan sejalan dengan itu kita juga harus memperbaiki regulasinya karena yang menjadi bottle neck atau penghambat itu adalah regulasi, biaya, dan durasi waktu yang harus dilalui untuk mendapat eVisa dan ini kita akan perbaiki," katanya.

Selain itu, untuk kembali menggairahkan dan menggerakan ekonomi Bali, ia akan mempersiapkan event internasional dan beberapa side event untuk perhelatan G20.

"Terhadap event internasional seperti tadi kami membawa sport television conference di Desember 2022 yang akan mendatangkan 2.000 peserta dari mancanegara, juga terkait persiapan G20 dan kebangkitan ekonomi terhadap peluang usaha dan lapangan kerja di Bali. Maka tadi kami sepakati langkah-langkah untuk pembukaan Bali," ujarnya.

Kemudian, Sandiaga juga menjelaskan akan ada joint statement untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terkait peraturan karantina antara Kemenparekraf dengan BNPB.

"Kebetulan Prof Wiku baru selesai melakukan kunjungan ke Bali untuk melakukan peninjauan terhadap fasilitas karantina. Terkait direct flight, selain Garuda ada Singapore Airlines, Jet Star, dan Scoot Tiger. Nanti akan ada KLM dan beberapa penerbangan lainnya," ujarnya. 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wisatawan manca negara sandiaga uno pariwisata bali
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top