Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Gelontorkan Rp455,62 Triliun untuk Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Covid-19

Anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC PEN) sebesar Rp455,62 triliun terbagi dalam tiga kluster, yaitu Penanganan Kesehatan, Perlindungan Masyarakat dan Penguatan Pemulihan Ekonomi.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  15:59 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021).  - Bisnis/Himawan L Nugraha
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Pemerintah akan mengucurkan anggaran penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PC-PEN) sebesar Rp455,62 triliun di 2022.

Anggaran PC PEN tahun 2022 tersebut terbagi dalam tiga kelompok kegiatan atau kluster, setelah sebelumnya di tahun 2021 terbagi dalam lima kluster yakni Kesehatan, Perlindungan Sosial, Program Prioritas, Dukungan UMKM dan Pembiayaan Korporasi serta Insentif Usaha.

Jumlah kluster untuk tahun 2022 disederhanakan menjadi tiga kluster sebagai langkah pemerintah agar lebih fleksibel dalam mengantisipasi dinamika prioritas kebutuhan.

Tiga kluster tersebut antara lain, pertama, kluster Penanganan Kesehatan, yang ditujukan untuk Covid-19 terutama untuk anggaran vaksinasi, perawatan pasien, insentif nakes, insentif perpajakan dan penanganan Covid-19 sebesar Rp122,54 triliun.

Kedua, kluster Perlindungan Masyarakat sebesar Rp154,76 triliun terutama untuk lanjutan Program Bansos (PKH, Sembako), Kartu Pra Kerja, BLT Desa, Jaminan Kehilangan Pekerjaan dan Antisipasi Perluasan Perlinsos. Kemudian kluster ketiga, Penguatan Pemulihan Ekonomi sebesar Rp178,32 triliun.

"Kita akan mendukung inisiatif kementerian/lembaga (K/L). Apakah ini program Padat Karya, Pariwisata/Ekonomi Kreatif, Ketahanan Pangan, ICT, Kawasan Industri, Dukungan UMKM, maupun PMN (Penanaman Modal Negara), yang melakukan berbagai proyek atau progrm strategis nasional," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KITA Edisi Februari 2022, dikutip Rabu (23/2/2022).

Kendati demikian, Sri Mulyani menyampaikan bahwa angka yang diidentifikasikan saat ini bersifat sementara dan akan disesuaikan mengikuti perkembangan kondisi Covid-19.

"Rp455,62 triliun tiga kategori, tentu kita bisa saja nanti akan melakukan perubahan apabila suasana dan dinamika pemulihan ekonomi kita juga mengalami perubahan," kata Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani Covid-19 pemulihan ekonomi
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top