Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panasonic Mulai Uji Baterai Baru untuk Mobil Listrik 'Low Price' Milik Tesla

Panasonic akan memulai produksi baterai generasi 4680 di bagian barat Prefektur Wakayama, Jepang.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 03 Februari 2022  |  11:02 WIB
Setir berdesain mirip kemudi mobil Formula 1 di kokpit Tesla Model S dan Model X.  - Teslarati
Setir berdesain mirip kemudi mobil Formula 1 di kokpit Tesla Model S dan Model X. - Teslarati

Bisnis.com, JAKARTA - Panasonic Corp., tengah merenovasi fasilitas produksinya di Jepang untuk memulai menguji produksi massal baterai lihium-ion tipe baru yang akan digunakan oleh Tesla Inc., untuk membuat kendaraan listrik yang lebih terjangkau.

Dilansir Bloomberg pada Kamis (3/2/2022), Chief Financial Officer Panasonic Hirokazu Umeda mengatakan perusahaan akan memulai produksi baterai generasi 4680 di bagian barat Prefektur Wakayama, Jepang.

Perusahaan juga akan menyusun prototipe untuk baterai pada awal tahun ini di Jepang. Setelah pengujian selesai, produksi massal akan segera dilakukan.

Hal itu disampaikan usai laporan pendapatan Panasonic. Perusahaan membukukan laba operasional 73 miliar yen (US$640 juta) untuk kuartal yang baru saja berakhir.

Angka itu jauh dari perkiraan rata-rata analis senilai 107 miliar yen karena bisnis elektronik konsumennya terpukul oleh kenaikan harga material.

Saham perusahaan turun hingga 6,7 persen di perdagangan Tokyo pada Kamis. Baterai 4680 dapat menampung lebih dari lima kali kapasitas sel 1865 dan 2170 yang saat ini dipasok Panasonic ke Tesla.

Hal ini berarti lebih sedikit sel dan bagian terkait yang dibutuhkan dalam kendaraan listrik atau EV, yang berpotensi menurunkan biaya keseluruhannya.

CEO Tesla Inc., Elon Musk menyebut baterai baru ini sebagai terobosan besar dan kemungkinan perusahaannya memproduksi EV seharga US$25.000 semakin besar.

"[Kami] menerima permintaan yang kuat dari Tesla. Pertama-tama kami akan memprioritaskan memasok Tesla setelah verifikasi selesai," kata Umeda, Rabu.

Adapun pesaing baterai lain seperti LG Energy Solution dan Contemporary Amperex Technology Co., juga meningkatkan investasi untuk meningkatkan kapasitas mereka.

Dibandingkan dengan baterai EV kelas berat lainnya, Panasonic lebih lambat dalam membangun skala dan lebih menggembar-gemborkan keunggulan keamanan baterainya dan memprioritaskan keuntungan dari pangsa pasar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

panasonic tesla

Sumber : Bloomberg

Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top