Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Sri Mulyani Ungkap Aturan Insentif PPnBM dan PPN DTP Sudah Siap. Dirilis Hari Ini?

Peraturan Menteri Keuangan soal insentif PPnBM otomotif dan PPN DTP untuk perumahan sudah diteken. Adapun, pengundangannya masih menunggu keputusan Kemenkumham.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 02 Februari 2022  |  10:24 WIB
Sri Mulyani Ungkap Aturan Insentif PPnBM dan PPN DTP Sudah Siap. Dirilis Hari Ini?
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan pemaparan dalam konferensi pers Realisasi APBN 2021 di Jakarta, Senin (3/1/2021). Bisnis - Himawan L Nugraha
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan dirinya telah meneken aturan insentif PPnBM otomotif dan PPN DTP untuk sektor perumahan.

"Sekarang dalam proses pengundangan, artinya mendapatkan nomor dari Kemenkumham. Kalau hari ini selesai, langsung akan diumumkan hari ini juga," papar Sri Mulyani dalam konpers KSSK, Rabu (2/2/2022).

KSSK menilai insentif pajak efektif dalam mendorong pemulihan di sektor perumahan dan otomotif.

Dari catatan KSSK, insentif PPN perumahan yang diikuti oleh pelonggaran Rasio Loan To Value (LTV) Untuk Kredit Properti, Rasio Financing to Value (FTV) untuk pembiayaan properti, dan uang muka untuk kredit atau Pembiayaan Kendaraan Bermotor (PBI LTV/FTV dan Uang Muka).

OJK juga melakukan pelonggaran aset tertimbang menurut risiko (ATMR), ketentuan tarif premi asuransi dan ketentuan uang muka perusahaan pembiayaan.

Semua bauran ini mampu mendongkrak kredit perumahan hingga Rp465,5 triliun rupiah sepanjang 2021.

Kemudian dari insentif otomotif. Kemenkeu telah menerbitkan PPnBM ditanggung pemerintah (DTP).

"Dilakukan untuk sektor otomotif untuk kelompok tertentu," ujarnya.

Kebijakan ini dikolaborasikan dengan kebijakan OJK, yakni pelonggaran ATMR dan uang muka perusahaan pembiayaan, serta kebijakan dari BI terkait dengan uang muka kredit kendaraan.

Alhasil, KSSK mencatat realisasi kredit kendaran berhasil mencapai Rp97,45 triliun hingga Desember 2021

"Capaian tersebut sejalan dengan pendingkatan penjualan mobil di tahun 2021 sebesar 863.300 dibandingkan 578.300 pada 2020," ungkap Sri Mulyani.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sri mulyani PPnBM ppn kssk
Editor : Hadijah Alaydrus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top