Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Makin Bergairah, Penyedia PLTS Atap Tumbuh Subur

Saat ini pelaku bisnis semakin banyak yang terlibat dalam instalasi dan investasi PLTS Atap dalam tiga tahun terakhir. Peningkatan terjadi baik pada perusahaan lokal maupun luar negeri.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 30 Januari 2022  |  14:54 WIB
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).  - Antara
Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) mencatatc x perusahaan kontraktor engineering, procurement and construction (EPC) PLTS Atap terus mengalami peningkatan seiring gairah pada pengembangan energi bersih.

Ketua Umum AESI Fabby Tumiwa mengatakan bahwa pelaku bisnis semakin banyak yang terlibat dalam instalasi dan investasi PLTS Atap dalam tiga tahun terakhir. Peningkatan terjadi baik pada perusahaan dalam maupun luar negeri.

"Seiring dengan tumbuhnya pasar, saya yakin akan lebih banyak pelaku usaha yang masuk ke bisnis ini," katanya kepada Bisnis, Minggu (30/1/2022).

Lebih lanjut dalam perkembangannya, AESI telah memiliki program 1.000 Solarpreneur untuk membantu pengembangan EPC yang mumpuni dan tersertifikasi di seluruh provinsi.

"Kami akan mengembangkan EPC yang mumpuni dan tersertifikasi di setiap provinsi di Indonesia, minimal ada 20-30 EPC di satu provinsi dan tenaga ahli yang berkualitas," ujarnya.

Program ini lanjutnya telah dimulai sejak tahun lalu. Dia berharap inisiatif tersebut dapat menghasilkan EPC andal untuk menggarap pasar PLTS serta mengakselerasi pengembangan pembangkit tersebut.

Fabby menyebut bahwa saat ini perusahaan EPC PLTS Atap lokal sudah bertebaran meski tidak menyebut jumlah spesifik. Pun demikian dia mengaku bahwa perusahaan lokal telah mampu memenuhi pasar yang sedang tumbuh.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi terbarukan plts
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top