Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kang Emil & Anies Balapan Realisasi Investasi Terbanyak, Menteri Bahlil: Ada Kompetisi Kepimpinan

DKI Jakarta menempati posisi pertama lokasi investasi tertinggi dengan pencapaian penanaman modal sebesar Rp30,8 triliun. Kemudian, posisi investasi tertinggi disusul oleh Jawa Barat dengan Rp28,9 triliun.
Dany Saputra
Dany Saputra - Bisnis.com 27 Januari 2022  |  13:49 WIB
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap sejumlah perusahaan di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (7/1/2022). ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menyampaikan keterangan pers terkait pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP), Hak Guna Usaha (HGU), dan Hak Guna Bangunan (HGB) terhadap sejumlah perusahaan di Kantor BKPM, Jakarta, Jumat (7/1/2022). ANTARA FOTO - Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Realisasi investasi kuartal IV/2021 mencapai Rp241,6 triliun atau tumbuh 12,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dan 11,5 persen secara kuartalan (quarter-to-quarter/qtq).

Pada periode tersebut, DKI Jakarta menempati posisi pertama lokasi investasi tertinggi dengan pencapaian penanaman modal sebesar Rp30,8 triliun. Kemudian, daerah dengan investasi tertinggi disusul oleh Jawa Barat dengan Rp28,9 triliun.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan bahwa baru kali ini DKI Jakarta menyalip posisi Jawa Barat sebagai daerah tujuan favorit investor. Bahlil mengaku sebelumnya Jawa Barat selalu menempati posisi pertama sejak dirinya menjabat.

"Sejak saya di Kementerian Investasi, itu selalu Jawa Barat nomor satu. Tapi kali ini DKI [Jakarta] menyalip Jawa Barat," ujar Bahlil pada konferensi pers Realisasi Investasi triwulan IV/2021 yang disiarkan secara virtual, Kamis (27/1/2022).

Bahlil lalu berkelakar bahwa terjadi kompetisi kepemimpinan antara kepala daerah masing-masing provinsi. Dalam hal ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

"Ini mungkin terjadi kompetisi juga ini, kompetisi kepemimpinan kelihatannya ini. Tapi harus diakui ini DKI memang lebih banyak realisasi investasinya. Saya gak ngerti strategi apa yang dipakai," ucapnya.

Kondisi tersebut berbeda dengan kuartal III/2021. Pada periode tersebut, Jawa Barat menempati posisi tertinggi dalam hal investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Realisasi di daerah tersebut sebesar Rp34,8 triliun, diikuti oleh DKI Jakarta sebesar Rp23,9 triliun.

Di sisi lain, investor mulai menunjukkan ketertarikannya untuk menanamkan modal di daerah luar Jawa. Lokasi dengan investasi tertinggi keempat pada kuartal IV/2021 adalah Kalimantan Timur sebesar Rp16,4 triliun, disusul posisi kelima yaitu Maluku Utara sebesar Rp15,3 triliun.

Dengan begitu, lima lokasi investasi tertinggi akhir 2021 yakni DKI Jakarta (Rp30,8 triliun); Jawa Barat (Rp28,9 triliun); Jawa timur (Rp26,8 triliun); Kalimantan Timur (Rp16,4 triliun); dan Maluku Utara (Rp15,3 triliun).

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi bkpm Anies Baswedan ridwan kamil bahlil lahadalia
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top