Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemerintah Guyur Minyak Goreng Harga Rp14.000 Selama 6 Bulan

Pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp3,6 triliun untuk penyediaan 1,2 miliar minyak goreng subsidi selama 6 bulan.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 05 Januari 2022  |  18:15 WIB
Seorang pengunjung memilih minyak goreng yang dijual di supermarket di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (23/12/2021).  - Antara Foto/Jessica Helena Wuysang/hp.\r\n
Seorang pengunjung memilih minyak goreng yang dijual di supermarket di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (23/12/2021). - Antara Foto/Jessica Helena Wuysang/hp.\\r\\n

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah memastikan akan menggelontorkan dana untuk subsidi dalam rangka penyediaan minyak goreng dengan harga terjangkau. Dana sebesar Rp3,6 triliun rencananya akan diguyur untuk penyediaan 1,2 miliar liter minyak goreng murah selama 6 bulan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan minyak goreng murah akan dibanderol Rp14.000 per liter dan didistribusikan secara nasional. Kebijakan ini sekaligus memperluas penyediaan minyak goreng murah sebanyak 11 juta liter yang masih berjalan.

“Pemerintah mengambil kebijakan untuk penyediaan minyak goreng bagi masyarakat dengan harga Rp14.000 per liter di tingkat konsumen yang berlaku di seluruh Indonesia,” kata Airlangga dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (5/1/2022).

Airlangga mengatakan penyediaan minyak goreng subsidi akan berlangsung selama 6 bulan dan dievaluasi pada Mei 2022 jika diperlukan perpanjangan. Adapun kebutuhan anggaran untuk subdisi mencapai Rp3,6 triliun untuk menutup selisih antara harga pasaran dan harga subsidi.

“Dibutuhkan anggaran untuk menutup selisih harga ditambah dengan PPN sebesar Rp3,6 triliun. Komite Pengarah memutuskan BPDPKS [Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit] menyediakan dan melakukan pembayaran Rp3,6 triliun,” katanya.

Dia mengatakan bahwa pemerintah juga telah menggelar rapat koordinasi terbatas mengenai ketersediaan minyak goreng. Kementerian Perdagangan rencananya akan menyiapkan regulasi anyar soal harga eceran tertinggi minyak goreng. Adapun BPDPKS akan menyiapkan perjanjian kerja sama dengan pabrik kelapa sawit dan menetapkan surveyor independen dalam penyaluran subsidi.

Pemantauan harga komoditas pangan strategis Kemendag memperlihatkan bahwa harga rata-rata minyak goreng curah secara nasional berada di level Rp17.900 per liter, naik 46,72 persen dibandingkan dengan tahun lalu. Kenaikan juga terlihat pada minyak goreng kemasan sederhana bergerak dari Rp13.200 per liter pada Januari 2021 menjadi Rp18.500 per liter per 4 Januari 2022.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

subsidi harga pangan minyak goreng
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper
To top