Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bangun Rumah Layak 2022, Kementerian PUPR Anggarkan Rp5,1 Triliun

Alokasi anggaran tersebut untuk melaksanakan sejumlah program pembangunan perumahan untuk masyarakat. 
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 04 Januari 2022  |  08:51 WIB
Ilustrasi - Deretan perumahan.  - Antara Foto/Oky Lukmansyah/pd
Ilustrasi - Deretan perumahan. - Antara Foto/Oky Lukmansyah/pd

Bisnis.com, JAKARTA – Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp5,1 triliun untuk Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sepanjang 2022. 

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto mengatakan alokasi anggaran tersebut guna melaksanakan sejumlah program pembangunan perumahan untuk masyarakat. 

Sejumlah program pembangunan perumahan yang akan dilaksanakan antara lain membangun rumah khusus, rumah susun, rumah swadaya serta penyaluran bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) untuk rumah bersubsidi pemerintah.

“Kementerian PUPR akan semakin sigap menghadapi tantangan pembangunan infrastruktur dan perumahan ke depan," katanya, dikutip dari keterangan resminya, Selasa (4/1/2022).

Menurut Iwan, mengawali tahun ini, setiap unit organisasi, unit kerja dan unit pelaksana teknis di masing-masing unit organisasi Kementerian PUPR perlu melakukan evaluasi terhadap capaian Tahun Anggaran 2021 dan melakukan cek terhadap target Tahun Anggaran 2022.

“Berdasarkan RPJMN 2020-2024, Ditjen Perumahan memiliki target 70 persen rumah tangga yang menghuni rumah layak atau sebanyak 11 juta rumah tangga,” ucapnya.

Kendati demikian, kementeriannya akan tetap memperhatikan kualitas dan estetika bangunan perumahan yang dibangun oleh Direktorat Jenderal Perumahan. 

Hal itu diperlukan untuk mendukung pelaksanaan Program Sejuta Rumah sehingga masyarakat benar-benar mendapatkan bantuan perumahan yang berkualitas dan layak huni serta nyaman untuk ditempati.

Adapun target pembangunan Ditjen Perumahan di tahun ini antara lain rumah khusus sebanyak 2.300 unit, rumah susun sebanyak 12.787 unit, rumah swadaya sebanyak 118.960 unit dan Bantuan Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU) sebanyak 55.000 unit. 

Untuk itu, ia berharap dukungan dari pemerintah daerah, pengembang perumahan, perbankan, dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan hunian layak yang baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

“Kami berharap tahun 2022 ini para pegawai bisa mengingat dan menjaga spirit dan militansi Kementerian PUPR dalam menjalankan tugas sehari hari. Kami juga siap menggandeng seluruh mita kerja bidang perumahan untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada agar masyarakat Indonesia bisa menempati rumah yang layak huni,” tuturnya. 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

anggaran perumahan Kementerian PUPR
Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode Bisnis Indonesia Logo Epaper

BisnisRegional

To top