Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jasa Marga (JSMR) Catat Penurunan Jumlah Kendaraan Keluar Jabotabek di Malam Tahun Baru

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. ata JSMR mencatat penurunan jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) melalui jalan tol kelolaan perusahaan pada 30–31 Desember 2021.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 01 Januari 2022  |  19:06 WIB
Jasa Marga (JSMR) Catat Penurunan Jumlah Kendaraan Keluar Jabotabek di Malam Tahun Baru
Kendaraan melintas di ruas tol Tangerang-Merak di Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (2/12/2021). Pemerintah akan menerapkan sistem ganjil genap di ruas jalan tol Tangerang-Merak, Bogor-Ciawi Cigombong, Cikampek-Palimanan-Kanci, Cikampek-Padalarang-Cileunyi mulai 20 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022 untuk mencegah lonjakan mobilitas masyarakat melalui jalur darat pada periode Natal dan Tahun Baru 2022. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. ata JSMR mencatat penurunan jumlah kendaraan yang meninggalkan wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) melalui jalan tol kelolaan perusahaan pada 30–31 Desember 2021.

Dwimawan Heru, Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, mengatakan bahwa sebanyak 310.193 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek lewat tol yang dikelola perseroan pada H-2 sampai dengan H-1 Tahun Baru 2022.

“Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat gerbang tol barrier/utama, yaitu Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama, dan Kalihurip Utama,” katanya melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Sabtu (1/1/2022).

Menurut Heru, total volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek turun 1,8 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal periode November 2021 dengan total 315.978 kendaraan.

Untuk distribusi lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah, yaitu mayoritas sebanyak 151.577 kendaraan (48,9 persen) menuju arah Timur (Trans-Jawa dan Bandung), 86.814 kendaraan (28,0 persen) menuju arah Barat (Merak), dan 71.802 kendaraan (23,1 persen) menuju arah Selatan (Puncak).

Untuk arus lalu lintas menuju arah timur, lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans-Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek, tercatat dengan jumlah 78,329 kendaraan, turun 6,6 persen dari lalu lintas normal.

Sementara itu, lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang dengan jumlah 73,248 kendaraan, turun 9,5 persen dari lalu lintas normal.

Total lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans-Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 155.577 kendaraan, turun 8,1 persen dari lalin normal.

Adapun, untuk arus lalu lintas menuju arah barat, lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang–Merak adalah sebanyak 86.814 kendaraan, turun 25,9 persen dari lalu lintas normal.

Kemudian arus lalin menuju arah selatan, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 71.802 kendaraan, turun 18,3 persen dari lalu lintas normal.

Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan sebelum memasuki jalan tol. Pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, mematuhi protokol kesehatan saat berada di rest area.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jalan tol jasa marga

Sumber : Antara

Editor : Lili Sunardi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top