Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Siap-siap, Pemerintah Bakal Stop Jual BBM Premium 

Premium atau BBM dengan RON 88 saat ini hanya digunakan oleh tujuh negara saja. Volume yang digunakan pun sangat kecil karena kesadaran masyarakat menggunakan BBM dengan kualitas yang lebih baik telah lebih jauh meningkat.
Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  12:18 WIB
Siap-siap, Pemerintah Bakal Stop Jual BBM Premium 
Sejumlah pengemudi kendaraan mengisi BBM di salah satu SPBU yang dikelola Pertamina MOR II Sumbagsel. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah menyatakan bakal menggantikan penggunaan bahan bakar minyak jenis Premium dengan Pertalite pada masa peralihan untuk menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.

Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Soerjaningsih mengatakan pemerintah secara serius terus berupaya memperbaiki kondisi lingkungan dengan mendorong penggunaan BBM RON 90 akan menjadi bahan bakar antara menuju BBM yang ramah lingkungan.

"Kita memasuki masa transisi di mana Premium [RON 88] akan digantikan dengan Pertalite [RON 90], sebelum akhirnya kita akan menggunakan BBM yang ramah lingkungan," ujarnya seperti dikutip dalam laman resmi Kementerian ESDM, Kamis (23/12/2021).

Soerja mengungkapkan Premium RON 88 saat ini hanya digunakan oleh tujuh negara saja. Volume yang digunakan pun sangat kecil karena kesadaran masyarakat menggunakan BBM dengan kualitas yang lebih baik telah lebih jauh meningkat.

Peralihan dari Premium ke Pertalite akan mampu menurunkan kadar emisi CO2 sebesar 14 persen, untuk selanjutnya dengan perubahan ke Pertamax akan menurunkan kembali emisi CO2 sebesar 27 persen.

Tidak hanya itu, Soerjaningsih mengatakan pemerintah tengah menyusun peta jalan BBM ramah lingkungan yang nantinya Pertalite juga akan digantikan dengan BBM yang kualitasnya lebih baik.

Menurutnya, dengan peta jalan ini, ada tata waktu untuk nantinya Indonesia akan menggunakan BBM ramah lingkungan yang membuat adanya peralihan lagi dari penggunaan Pertalite ke Pertamax.

Proses peralihan Pertalite ke Pertamax ini juga menjadi salah satu bahasan dalam agar peralihan ini tidak menimbulkan gejolak di masyarakat.

"Sehingga kita juga mencermati volume Pertalite yang harus disediakan untuk masyarakat," ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM menyatakan outlet penjualan BBM Premium mulai dikurangi secara perlahan untuk mengarahkan konsumsi ke bahan bakar yang lebih bersih.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan pengurangan outlet tersebut termasuk dalam peta jalan program Langit Biru oleh PT Pertamina (Persero).

"Outlet penjualan premium mulai dikurangi pelan-pelan, terutama kemarin pada saat pandemi di mana harga crude jatuh itu bisa dilakukan subtitusi dengan Pertalite tujuannya perbaiki kualitas BBM dan kurangi emisi gas rumah kaca," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

energi BBM
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top